Media Perdjoeangan Purwakarta Mantapkan Persiapan Rakerdasus hingga Liputan Musda IV Garda Metal

Media Perdjoeangan Purwakarta Mantapkan Persiapan Rakerdasus hingga Liputan Musda IV Garda Metal

Purwakarta, KPonline-Ditengah padatnya rutinitas pabrik dan dinamika perjuangan kelas pekerja, Media Perdjoeangan Purwakarta menggelar rapat rutin mingguan pada Kamis malam (22/10/2026).
Rapat kali ini terasa makin spesial dan membakar semangat kawan-kawan. Pasalnya, Ketua KC FSPMI Kabupaten Purwakarta, Pak Fuad BM, memberikan bentuk dukungan nyata dengan memberikan satu ruangan khusus untuk Media Perdjoeangan Purwakarta di area Kantor KC FSPMI.

Meski pada rapat kali ini belum sempat memakai ruangan baru tersebut, kabar baik dan kepedulian dari pimpinan KC FSPMI ini disambut hangat oleh kawan-kawan media sebagai motivasi agar kerja-kerja jurnalistik ke depan semakin terorganisir.

Bacaan Lainnya

Di dalam rapat tersebut, suasana diskusi berlangsung penuh keakraban namun tetap fokus pada agenda perjuangan. Salah satu hal utama yang dibahas adalah persiapan matang menyongsong Rapat Kerja Daerah Khusus (Rakerdasus) Media Perdjoeangan yang dijadwalkan pada akhir tahun mendatang. Persiapan ini dipandang sangat krusial agar arah perjuangan media buruh ke depan semakin terukur, efektif, dan mampu menjawab tantangan propaganda yang kian kompleks.

Selain agenda Rakerdasus, rapat rutin kali ini juga secara resmi menugaskan dua orang personel Media Perdjoeangan Purwakarta untuk mengawal dan meliput langsung jalannya Musyawarah Daerah (Musda) ke-4 Garda Metal Purwakarta. Agenda besar salah satu pilar utama FSPMI tersebut rencananya akan dilaksanakan pada hari Minggu, 25 Oktober 2026, bertempat di Kantor KC FSPMI Purwakarta. Penugasan ini diberikan agar setiap dinamika dan semangat regenerasi di tubuh Garda Metal dapat tersampaikan dengan jelas serta membakar semangat seluruh anggota.

Dalam rapat malam ini, diputuskan pula komitmen bersama mengenai kualitas pemberitaan. Ke depan, kita di Purwakarta bertekad dan bersepakat untuk selalu menulis berita berdasarkan data atau sesuai fakta yang ada di lapangan. Berita yang dirilis bukan sekadar andaikan atau asumsi semata, melainkan suara kebenaran berbasis data yang akurat agar mampu menjadi benteng pertahanan buruh sekaligus alat perjuangan yang disegani lawan maupun kawan.

Sebagai penutup kawan-kawan media perdjoeangan Purwakarta kembali menegaskan komitmen dasar gerakan, mari kita kembali ke organisasi, kembali berorganisasi, dan kembali mengorganisasi. Kalimat ini bukan sekadar slogan manis di atas kertas, melainkan pengingat agar setiap lini propaganda buruh tidak pernah lepas dari akar rumput. Media Perdjoeangan harus terus menjadi alat perjuangan yang menyatu dengan detak jantung kawan-kawan di pabrik-pabrik.

Pos terkait