Manfaatkan Teknologi AI, Pemberdayaan Perempuan PUK SPAMK FSPMI PT SAI Sukses Gelar Pelatihan Konten Kreatif

Manfaatkan Teknologi AI, Pemberdayaan Perempuan PUK SPAMK FSPMI PT SAI Sukses Gelar Pelatihan Konten Kreatif

Mojokerto, KPonline — Bidang 6 Pemberdayaan Perempuan (PPR) PUK SPAMK FSPMI PT SAI sukses menyelenggarakan kegiatan pelatihan pada tanggal 19 September 2026. Mengusung tema “Upgrade Skill, Upgrade Income: Social Media Marketing untuk Anggota PUK SAI”, acara ini bertempat di kantor Konsulat Cabang Mojokerto dan diikuti dengan antusias oleh para peserta yang ingin meningkatkan kemampuan digital serta potensi ekonomi mereka.

Pelatihan ini menghadirkan narasumber Lailatul Fitriyah, yang memaparkan materi komprehensif mengenai cara membuat konten secara efektif dengan bantuan Artificial Intelligence (AI). Dalam pemaparannya, AI diperkenalkan sebagai mitra kerja atau asisten konten yang handal untuk membantu mengubah ide sederhana menjadi konten siap publikasi—mulai dari mencari ide, menyusun script video, merancang hook dan caption, hingga membuat perencanaan konten dan visual berbasis AI.

Seringkali hambatan utama yang membuat seseorang takut memulai adalah anggapan bahwa pembuatan konten memerlukan keahlian coding, fasih berbahasa Inggris, perangkat kamera mahal, atau status khusus sebagai content creator profesional. Melalui pelatihan ini, peserta ditekankan bahwa untuk memulai langkah di dunia pemasaran media sosial, mereka cukup berbekal ide, informasi, dan instruksi. Sebagai contoh nyata, memiliki usaha sampingan seperti produk rumahan di kalangan pekerja sudah menjadi modal awal yang lebih dari cukup.

Lailatul Fitriyah menjelaskan bahwa AI sangat bergantung pada kejelasan instruksi yang diberikan. Semakin detail instruksi yang disusun, semakin relevan pula hasil yang didapatkan.

Peserta dibekali rumus prompt yang terstruktur menggunakan formula:
1. Peran (Role)
2.Konteks (Context)
3.Tugas (Task)
4.Target
5.Output / Format

Selain itu, peserta juga mempelajari teknik penggunaan Master Prompt siap pakai untuk merumuskan ide konten, hook, konsep, hingga Call to Action (CTA) dengan bahasa yang natural dan tidak terkesan kaku seperti iklan. Tidak ketinggalan, materi juga mencakup cara merancang prompt visual untuk foto produk, ilustrasi, lifestyle image, hingga kampanye visual dengan memperhatikan elemen subjek, suasana, gaya visual, dan komposisi rasio.

Di akhir sesi, ditekankan bahwa meskipun AI mempercepat alur kerja pembuatan draf konten mulai dari ide, instruksi, hingga tahap evaluasi faktor manusia tetap memegang kendali penuh. Peserta diingatkan untuk selalu melakukan pengecekan fakta, menyesuaikan bahasa dan tone, memastikan relevansi dengan audiens, menambahkan sentuhan pengalaman pribadi, serta menjaga estetika visual sebelum konten dipublikasikan.

Melalui kegiatan PPR Bidang 6 PUK SPAMK FSPMI PT SAI ini, diharapkan para anggota dapat terus mengupgrade keterampilan digital dan cara kerja mereka, sehingga mampu membuka lebih banyak peluang untuk meningkatkan pendapatan di era digital.(Infokom PUK SAI)