Kesejahteraan Perawat yang Tak Kunjung Membaik

Medan, KPonline – Profesi perawat hingga kini masih selalu diabaikan berbagai rumah sakit yang ada di Kota Medan. Pasalnya, upah perawat di Kota Medan ternyata masih jauh dari harapan. Banyak rumah sakit membayar upah perawat dibawah UMK.

Permasalahan ini terungkap dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi B dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kota Medan, Selasa (16/5) terkait Penyelenggaraan Praktik Mandiri Perawat di Kota Medan.

Anggota Komisi B, Muhammad Yusuf saat memimpin rapat mengaku prihatin dengan masih banyaknya perawat yang dibayar dibawah UMK.

“Setelah mendapat laporan ini, kita sangat prihatin ternyata masih banyak upah perawat yang dibayar dibawah UMK, kondisi saat ini ada perawat yang dibayar Rp1,5 juta bahkan lebih rendah daribitu,” kata Muhammad Yusuf, sebagaimana dilansir metro24

Permasalahan tersebut sudah pernah ditindak lajuti Komisi B terkait perawat di Pirngadi, serta mendorong Pemko Medan untuk benar-benar memperhatikan masalah ini.

”Kita mendorong ada lah perhatian dari Pemko Medan dalam permasalahan ini,” ucapnya.

Terkait penyelenggaraan praktik mandiri perawat di Kota Medan, Muhammad Yusuf juga mengingatkan Dinas Kesehatan untuk membantu dan mempermudah prosesnya.

“Kalau persoalan praktik mandiri perawat ini, kita sudah meminta Dinas Kesehatan untuk membantu mempermudah proses permohonan izinnya,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Yusuf juga mengingatkan pimpinan rumah sakit milik pemerintah dan swasta untuk benar-benar memperhatikan permasalahan ini.

Sementara itu, Ketua PPNI Kota Medan, Farida Aruan mengatakan tujuan pertemuan ini dalam rangka memperjuangkan keinginan perawat terkait Penyelenggaraan Praktik Mandiri Perawat di Kota, serta banyaknya perawat yang dibayar tidak sesuai UMK.

”Saat ini di Kota Medan kondisi upah perawat masih jauh dari kata layak, masih banyak perawat yang dibayar dibawah UMK,” ucapnya.

Daftar Sekarang