Kota Bekasi, KPonline–Tidak hanya soal internal, DPD Jamkeswatch FSPMI Kota Bekasi juga mematangkan strategi advokasi. Dalam Ratin yang digelar Jumat malam, 16 Oktober 2026 di kantor Partai Buruh Kota Bekasi, pengurus membahas tuntas isu-isu eksternal.
Dipimpin Ketua Ahmad Mulyono dan Sekretaris Mugito, ratin membahas tiga agenda krusial: rencana pendidikan dan advokasi bagi relawan baru, bedah kasus-kasus JKN yang sedang ditangani, serta pembahasan regulasi terbaru jaminan kesehatan.
Pada sesi bedah kasus, beberapa kasus sulit yang dihadapi anggota FSPMI dan warga menjadi bahan evaluasi untuk mencari solusi advokasi yang lebih cepat dan tepat.
Sementara pada pembahasan regulasi terbaru, pengurus menyamakan persepsi terkait aturan main terbaru BPJS Kesehatan agar dalam melakukan pendampingan tidak salah langkah.
Sekretaris DPD, Mugito, menegaskan bahwa peningkatan kapasitas relawan menjadi prioritas. “Relawan harus update regulasi. Rencana pendidikan advokasi akan segera kita jalankan agar semua siap turun melakukan pendampingan,” jelasnya.
Dengan agenda tersebut, Jamkeswatch FSPMI Kota Bekasi menegaskan komitmennya sebagai garda terdepan pembela hak Sehat Hak Rakyat. Berkaitan dengan hal tersebut, dalam waktu dekat DPD Jamkeswatch FSPMI kota Bekasi juga telah menjadwalkan audiensi dengan beberapa instansi dan rumah sakit yang ada di kota Bekasi.