Hari Tani Nasional ke-66 Jadi Momentum Perkuat Persatuan Petani, Buruh, Nelayan, dan Rakyat Tak Bertanah

Hari Tani Nasional ke-66 Jadi Momentum Perkuat Persatuan Petani, Buruh, Nelayan, dan Rakyat Tak Bertanah

Indramayu, KPonline-Peringatan Hari Tani Nasional (HTN) ke-66 menjadi momentum untuk memperkuat persatuan petani, buruh, nelayan, dan rakyat tak bertanah dalam mendorong reforma agraria serta kedaulatan pangan di Indonesia.

Kegiatan yang digelar pada Senin, 28 September 2026, di Stadion Tridaya, Indramayu, Jawa Barat, diselenggarakan oleh Partai Buruh bersama Serikat Petani Indonesia (SPI), FSPMI, SPTIB, dan Perempuan Bercahaya.

Kegiatan tersebut menjadi ruang konsolidasi berbagai elemen masyarakat, khususnya petani, buruh, dan kelompok rakyat kelas pekerja. Persatuan tersebut didorong untuk memperkuat perjuangan atas akses dan pengelolaan sumber daya agraria sekaligus memperjuangkan kedaulatan pangan.

Dalam momentum Hari Tani Nasional ke-66 ini, reforma agraria kembali menjadi salah satu agenda utama yang disuarakan. Disahkannya UU Pengaturan Reforma Agraria dipandang sebagai langkah awal yang perlu dikawal secara bersama-sama agar pelaksanaannya dapat menjawab kebutuhan masyarakat.

Selain reforma agraria, kedaulatan pangan dan penguatan koperasi petani juga menjadi bagian dari agenda yang diangkat dalam kegiatan tersebut.

Peringatan HTN ke-66 ini sekaligus menjadi ajakan untuk memperkuat solidaritas dan persatuan antara petani, buruh, nelayan, serta rakyat yang belum memiliki tanah dalam memperjuangkan keadilan sosial.

#HariTaniNasional2026
#ReformaAgraria
#KedaulatanPangan
#KoperasiPetani
#UNDROP