Bekasi, KPonline – Kabupaten Bekasi segera memiliki bupati definitif. dr. Asep Surya Atmaja, kader Partai Buruh yang sebelumnya menjabat Wakil Bupati Bekasi, dijadwalkan dilantik sebagai Bupati Bekasi pada Jumat, 23 Oktober 2026, pukul 13.00 WIB, di Gedung Wibawa Mukti, Kabupaten Bekasi.
Menjelang pelantikan, Asep meminta doa dan dukungan masyarakat agar dirinya mampu menjalankan amanah kepemimpinan dengan baik hingga akhir masa jabatan 2025–2030.
Kepastian jadwal pelantikan tersebut disampaikan Kepala Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Bekasi, Doddy Gandi, setelah berkoordinasi dengan Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Pelantikan ini menyusul terbitnya Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 100.2.1.3-3282 Tahun 2026 tertanggal 19 Oktober 2026 tentang pengesahan pengangkatan Asep Surya Atmaja sebagai Bupati Bekasi.
Melalui keputusan tersebut, Asep disahkan menggantikan Ade Kuswara Kunang untuk melanjutkan sisa masa jabatan 2025–2030. Pengangkatannya berlaku sejak tanggal pelantikan, sekaligus mengakhiri jabatannya sebagai Wakil Bupati Bekasi.
Proses pergantian kepemimpinan ini merupakan tindak lanjut pemberhentian Ade Kuswara Kunang dari jabatan Bupati Bekasi menyusul perkara tindak pidana korupsi.
Sebelumnya, DPRD Kabupaten Bekasi telah menggelar rapat paripurna pada 16 Oktober 2026 untuk mengusulkan pengangkatan Asep sebagai bupati definitif. Usulan tersebut kemudian diproses melalui Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Kementerian Dalam Negeri hingga terbit keputusan pengesahan.
Setelah resmi dilantik, Asep akan menghadapi sejumlah pekerjaan rumah yang membutuhkan perhatian serius. Mulai dari peningkatan kualitas pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, pengelolaan anggaran daerah, hingga optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD).
Selain itu, pergantian kepemimpinan setelah perkara korupsi yang menjerat kepala daerah sebelumnya menjadi momentum penting untuk memperkuat transparansi, akuntabilitas, dan pengawasan dalam penyelenggaraan pemerintahan.
Sebagai kader Partai Buruh, kepemimpinan Asep juga akan menjadi perhatian masyarakat pekerja di Kabupaten Bekasi, salah satu kawasan industri terbesar di Indonesia. Kebijakan pemerintah daerah, terutama yang berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat, pelayanan publik, dan iklim ketenagakerjaan, menjadi aspek penting yang dinantikan.
Pelantikan pada Jumat mendatang bukan sekadar pergantian pejabat, melainkan awal dari tanggung jawab besar untuk memastikan pemerintahan Kabupaten Bekasi berjalan lebih baik, bersih, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.
Menanggapi pelantikan Asep Surya Atmaja, Sekretaris KC FSPMI Bekasi, Sarino, S.H., M.H. berharap kesejahteraan buruh semakin baik, “Saya yakin dr.Asep Surya Atmaja peduli dengan Kesejahteraan buruh,” kata Sarino
Kini, tantangan bagi Asep adalah membuktikan bahwa amanah yang diterimanya dapat diwujudkan melalui kerja nyata, bukan sekadar janji.