Sekolah Ideologi Dasar FSPMI Digelar, Perkuat Pemahaman Kader Perempuan di Jabodetabek

Sekolah Ideologi Dasar FSPMI Digelar, Perkuat Pemahaman Kader Perempuan di Jabodetabek

Jakarta, KPonline-Penguatan ideologi menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun organisasi serikat pekerja yang solid, militan, dan konsisten memperjuangkan hak serta kesejahteraan kaum buruh. Semangat tersebut mewarnai pelaksanaan kegiatan Sekolah Ideologi Dasar Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI), yang diikuti peserta perempuan dari anggota FSPMI se-Jabodetabek.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Suparno selaku Presiden FSPMI. Pembukaan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat pemahaman ideologi para peserta sebagai bagian dari upaya membangun kader yang memiliki kesadaran organisasi, militansi, serta komitmen terhadap perjuangan kaum pekerja.

Setelah pembukaan, acara dilanjutkan dengan sambutan dari Bambang, Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat Serikat Pekerja Aneka Industri (PP SPAI FSPMI). Sambutan ini mengawali rangkaian pendidikan yang diharapkan mampu memperkuat pemahaman peserta mengenai peran dan tanggung jawab anggota dalam menjalankan roda organisasi.

Rangkaian kegiatan kemudian berlanjut dengan penyampaian materi ideologi oleh Syawal Harahap. Materi ini menjadi bagian utama dari Sekolah Ideologi Dasar, dengan fokus pada penguatan pemahaman peserta terhadap ideologi dan nilai-nilai yang menjadi landasan gerakan serikat pekerja.

Kehadiran peserta perempuan yang berasal dari anggota FSPMI se-Jabodetabek menjadi bagian penting dalam kegiatan ini. Pendidikan ideologi diharapkan dapat memperkuat kapasitas kader perempuan agar semakin memahami arah perjuangan organisasi, berani mengambil peran strategis, serta aktif berkontribusi dalam memperjuangkan hak-hak pekerja.

Di tengah berbagai tantangan dunia ketenagakerjaan, penguatan ideologi dan kaderisasi menjadi kebutuhan penting agar anggota serikat pekerja tidak hanya aktif secara organisatoris, tetapi juga memiliki kesadaran kritis, solidaritas, dan komitmen terhadap perjuangan kolektif.

Melalui Sekolah Ideologi Dasar ini, FSPMI diharapkan mampu melahirkan kader-kader perempuan yang tangguh, berintegritas, dan memiliki pemahaman ideologis yang kuat untuk turut menjaga keberlanjutan gerakan buruh.

Sebab, kekuatan organisasi tidak hanya ditentukan oleh jumlah anggotanya, tetapi juga oleh kualitas kader, keteguhan ideologi, dan kesediaan seluruh anggota untuk terus bergerak bersama dalam memperjuangkan kesejahteraan kaum pekerja.