Rawil DPW FSPMI Banten : Semua Terasa Berat Bukan Berarti Tidak Mungkin

Tangerang, KPonline – Dewan Pimpinan Wilayah Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (DPW FSPMI) Provinsi Banten menggelar Rapat Wilayah (Rawil) dengan mengangkat tema semua terasa berat bukan berarti tidak mungkin, di Pusdiklat FSPMI Tangerang, Desa Tapos, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang. Jum’at (24/05/2024)

Rawil dihadiri oleh Presiden DPP FSPMI Riden Hatam Aziz, S.H., Pengurus DPW FSPMI Provinsi Banten dan jajaran pengurus PC SPA FSPMI Se- Provinsi Banten.

Bacaan Lainnya

Ketua DPW FSPMI Provinsi Banten Tukimin memaparkan perjalanan proses politik di Pemilu Legislatif beberapa bulan lalu. Dimana para kader yang menjadi Calon Legislatif tingkat DPRD Kabupaten/Kota, DPRD Provinsi dan DPR RI Se-Provinsi Banten belum berhasil lolos menjadi anggota legislatif.

“Perjalanan politik sebagai pengalaman, cuma kita sangat malu dimana Presiden FSPMI pun tidak lolos dalam kontestasi Pemilu 2024. Ini cambukan buat kita, dimana kesadaran politik masih kurang, lebih memilih uang dibandingkan masa depan”, papar Tukimin

Lebih lanjut, Tukimin mengevaluasi pergerakan organisasi di daerah sudah mulai menurun, tingkat keanggotaan juga sudah mulai berkurang, sama-sama membesarkan Organisasi maupun Partai Buruh.

Ditempat yang sama, Presiden DPP FSPMI Riden Hatam Aziz,S.H mengatakan sebagai langkah perjuangan 20 tahun kedepan menciptakan kaderisasi dan menambah keanggotaan.

“Kaderisasi kita mulai bicara SDM nya, garis besar perjuangan organisasi yaitu perjuangan gerakan. Jati diri FSPMI adalah organisasi terhormat, dihargai oleh organisasi lain”, kata Riden

Riden menambahkan, dalam langkah program selanjutnya menambahkan keanggotaan, kembali bergerak blusukan ke beberapa kawasan merekrut pekerja-pekerja untuk menjadi anggota FSPMI, kekuatan organisasi adalah keanggotaan.

“Mulai sekarang ajari kader-kader muda, untuk blusukan merekrut karyawan pabrik yang belum berserikat menjadi anggota FSPMI, organisasi kuat karena anggota”,tambahnya

Menurut Riden, Dua poin itu segera di diskusikan, dalam rapat wilayah ini jangan hanya dicatat sebagai notulen dan menunggu rapat selanjutnya.

“Politik sekarang FSPMI dengan Partai Buruh satu bahasa, terlepas suka tidak suka, ini kesepakatan bersama organisasi kita satu suara”, pungkasnya

Penulis : Chuky

Pos terkait