Bekasi, KPonline – Kepedulian dan rasa kemanusiaan kembali ditunjukkan oleh PUK SPEE FSPMI PT Umeda Factory Indonesia dengan menyalurkan bantuan kepada anggota yang terdampak musibah banjir.
Bertempat di kantin perusahaan yang beralamat di Jalan Sulawesi I No.7 Blok E, Gandamekar, kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, kegiatan sosial tersebut dilakukan pada Rabu (04/02/2026).
Bantuan disalurkan langsung oleh pengurus PUK melalui Bidang IV Infokom dan Sosial Ekonomi (Sosek) kepada anggota yang terdampak banjir yang terjadi sekitar tiga minggu lalu.
Penyaluran bantuan ini merupakan hasil konsolidasi pengurus, yang dimulai dari ketua, sekretaris, hingga seluruh bidang di struktur kepengurusan PUK SPEE FSPMI PT. Umeda Factory Indonesia.
Adapun anggota yang menerima bantuan di antaranya Fadel Bending, Ust Entis dari bagian “Warehouse”, serta Aziz yang bertugas sebagai “Driver”. Pengurus berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban anggota yang terdampak sekaligus menjadi wujud nyata solidaritas di lingkungan PUK SPEE FSPMI PT Umeda Factory Indonesia.
Perwakilan Bidang IV Infokom dan Sossek, Asep Saefudin menyampaikan bahwa kegiatan sosial seperti ini akan terus diupayakan apabila ada anggota yang tertimpa musibah.
“Bentuk nyata kepedulian kita dalam berorganisasi tentu menjadi sebuah program yang berkepanjangan. Hal ini tentu atas dasar dukungan dari semua pengurus dan anggota yang terlibat. Saling bantu antar sesama anggota tentu menjadi skala prioritas ,termasuk ketika ada karyawan yang sakit mendapatkan kesulitan saat berobat di Fasiltas Kesehatan,” kata Asep Saefudin.
Menurutnya, kepedulian terhadap sesama anggota merupakan bagian penting dalam memperkuat persatuan dan solidaritas Oganisasi FSPMI.
“Ke depan, Bidang IV juga merencanakan suatu program sosial lainnya seperti santunan anak yatim, hingga kegiatan donor darah. Bahkan mungkin akan diagendakan untuk sosialisasi BPJS Kesehatan,” tambahnya.
Ucapan terima kasih pun terlontar dari pihak keluarga anggota yang mendapatkan bantuan dari Pimpinan Unit Kerja (PUK). Mereka merasa terbantu dengan adanya bantuan yang diberikan saat terkena musibah banjir.
Pengurus PUK menyadari bahwa organisasi masih tergolong baru, namun berkomitmen untuk terus belajar dan memulai dari langkah-langkah kecil, seperti pemberian bantuan saat anggota atau keluarga anggota mengalami musibah.
Diharapkan, kegiatan ini memberikan dampak positif bagi organisasi serta semakin mempererat kebersamaan dan solidaritas antara nggota Serikat Pekerja di lingkungan PT. Umeda Factory Indonesia. (Jhole)