Bekasi, KPOnline — PUK SPAMK FSPMI PT Seiwa Indonesia menyalurkan santunan duka kepada keluarga almarhum Aip Aripin, anggota PUK SPAMK FSPMI PT Seiwa Indonesia, pada Kamis (15/10/2026), penyerahan santunan berlangsung di kediaman almarhum di Kampung Rawa Panjang, Sepanjang Jaya, Kota Bekasi.
Penyerahan santunan dihadiri Dasuki selaku Ketua P2S (Pos Peduli Seiwa), Asep Pirman selaku Ketua PUK SPAMK FSPMI PT Seiwa Indonesia, serta Jumianto dan Mardi dari Bidang Sosial PUK Seiwa serta jajaran seksi PUK Seiwa. Santunan diterima langsung oleh Kusmiyati, istri almarhum.
Dana santunan tersebut merupakan hasil iuran seluruh anggota PUK SPAMK FSPMI PT Seiwa Indonesia. Pengelolaannya dilaksanakan melalui P2S (Pos Peduli Seiwa) berdasarkan ketentuan yang diatur dalam anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART).
Penyaluran santunan ini menjadi bagian dari pelaksanaan tanggung jawab sosial organisasi terhadap anggotanya. Bagi keluarga besar PUK Seiwa, hubungan antara nggota tidak berhenti pada kepentingan pekerjaan dan perjuangan hak-hak buruh, tetapi juga mencakup kepedulian terhadap anggota yang mengalami musibah.
Dalam kehidupan kaum pekerja, solidaritas tidak cukup hanya diucapkan dalam rapat, dituliskan dalam slogan, atau disampaikan ketika semangat perjuangan sedang tinggi. Solidaritas harus hadir dalam tindakan nyata, terutama ketika seorang anggota dan keluarganya menghadapi masa sulit.
Santunan duka ini memperlihatkan bahwa kepedulian kolektif dapat diwujudkan melalui kontribusi bersama. Nilai bantuan bukan semata-mata terletak pada jumlah uang yang diserahkan, melainkan juga pada kesediaan setiap anggota untuk mengambil bagian dalam meringankan beban sesama.
Semangat tersebut sejalan dengan prinsip bahwa organisasi buruh harus dibangun di atas kesadaran, tanggung jawab, dan persaudaraan. Anggota bukan sekedar bagian dari struktur organisasi, melainkan manusia yang memiliki keluarga, menghadapi berbagai persoalan kehidupan, dan membutuhkan dukungan ketika musibah datang.
Karena itu, keberadaan P2S perlu terus dijaga melalui partisipasi anggota, pengelolaan yang bertanggung jawab, serta pelaksanaan ketentuan organisasi secara konsisten.
PUK SPAMK FSPMI PT Seiwa Indonesia mengajak seluruh anggota untuk terus merawat semangat saling membantu dan menjaga keberlangsungan program kepedulian sosial organisasi.
Keikhlasan dalam memberikan bantuan hendaknya tumbuh dari kesadaran bahwa kehidupan bersama menuntut tanggung jawab bersama. Setiap anggota memiliki peran dalam menjaga agar solidaritas tidak hanya muncul ketika musibah terjadi, tetapi menjadi bagian dari budaya organisasi sehari-hari.
Perjuangan kelas pekerja memang berkaitan erat dengan upah, kesejahteraan, kepastian kerja, dan perlindungan hak. Namun, kekuatan organisasi juga ditentukan oleh kemampuannya menjaga hubungan antar anggotanya dalam kehidupan nyata.
Organisasi yang kuat bukan hanya organisasi yang mampu mengumpulkan banyak orang, melainkan organisasi yang menumbuhkan kesadaran untuk saling menopang, bergerak bersama, dan tidak membiarkan persoalan sesama anggota berlalu tanpa kepedulian.
Melalui penyaluran santunan ini, PUK SPAMK FSPMI PT Seiwa Indonesia berharap semangat solidaritas terus tumbuh dan menjadi kekuatan bersama dalam menjalankan berbagai agenda organisasi.
Keluarga besar PUK Seiwa turut mendoakan agar almarhum Aip Aripin mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan.
Solidaritas bukan sekedar semboyan perjuangan. Ia harus hidup dalam kesadaran, dibuktikan melalui tindakan, dan dijaga melalui gerakan bersama.