Depok, KPonline-Pimpinan Unit Kerja (PUK) Serikat Pekerja Aneka Industri (SPAI) Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) di PT. Immortal Cosmedika Indonesia tengah mematangkan persiapan untuk menggelar aksi unjuk rasa yang direncanakan berlangsung pada pertengahan April 2026. Rapat konsolidasi internal digelar pada Minggu (5/4) di wilayah Sukatani, Kecamatan Tapos, Kota Depok.
Dalam pertemuan tersebut, sejumlah pengurus dan anggota serikat tampak aktif membahas strategi aksi, pembagian tugas, hingga penyusunan tuntutan yang akan disuarakan.
Ketua PUK SPAI FSPMI (Muhamad Ali) menyampaikan bahwa aksi ini merupakan bentuk respons atas berbagai persoalan ketenagakerjaan yang dinilai belum terselesaikan secara adil. “Kami ingin memastikan hak-hak pekerja dipenuhi sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ujarnya dalam forum rapat.
Adapun isu utama yang akan diangkat dalam aksi tersebut meliputi dugaan praktik union busting, penolakan terhadap mutasi sepihak, serta tuntutan pembayaran upah sesuai ketentuan yang berlaku. Selain itu, serikat juga menyoroti kebijakan perusahaan yang dianggap merugikan pekerja.
Dalam rapat tersebut, panitia aksi juga membahas teknis pelaksanaan, termasuk titik kumpul massa, rute aksi, hingga koordinasi dengan pihak terkait guna memastikan kegiatan berjalan tertib dan kondusif.
PUK SPAI FSPMI menegaskan bahwa aksi unjuk rasa akan dilakukan secara damai dan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku. Mereka juga mengajak seluruh anggota untuk tetap menjaga solidaritas dan disiplin selama kegiatan berlangsung.
Rencana aksi ini diperkirakan akan melibatkan ratusan pekerja, serta mendapat dukungan dari jaringan serikat pekerja lainnya yang tergabung dalam FSPMI.
Dengan persiapan yang terus dimatangkan, PUK SPAI FSPMI berharap aspirasi para pekerja dapat didengar dan ditindaklanjuti oleh pihak manajemen perusahaan maupun instansi terkait.