PUK SPAI FSPMI PT IKAPHARMINDO PUTRAMAS Tbk Turun Bersama Dukung Perjuangan Buruh Borwita Citra Prima

PUK SPAI FSPMI PT IKAPHARMINDO PUTRAMAS Tbk Turun Bersama Dukung Perjuangan Buruh Borwita Citra Prima

Jakarta, KPonline — Solidaritas antar pekerja kembali ditunjukkan oleh PUK SPAI FSPMI PT Ikapharmindo Putramas Tbk yang turut serta dalam aksi unjuk rasa solidaritas untuk mendukung perjuangan PUK Borwita Citra Prima, Senin (19/10/2026). Aksi berlangsung di depan kantor PT Borwita Citra Prima, Jalan Pegangsaan Dua No. 17A, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Dalam aksi tersebut, PUK SPAI FSPMI PT Ikapharmindo Putramas Tbk hadir dengan melibatkan jajaran pengurus, Garda Metal, pleno, serta anggota. Kehadiran mereka menjadi bentuk nyata dukungan terhadap perjuangan sesama buruh sekaligus penegasan bahwa solidaritas merupakan fondasi penting dalam gerakan serikat pekerja.

Partisipasi ini bukan sekadar kehadiran dalam sebuah aksi, melainkan cerminan semangat kolektif bahwa persoalan yang dihadapi satu kelompok pekerja patut menjadi perhatian bersama. Di tengah dinamika hubungan industrial, solidaritas ant arpekerja menjadi kekuatan untuk mengawal aspirasi, memperjuangkan hak, serta mendorong penyelesaian persoalan ketenagakerjaan secara adil dan bermartabat.

Lebih dari itu, aksi solidaritas menjadi pengingat bahwa perjuangan buruh tidak dapat berhenti pada kepentingan masing-masing perusahaan. Ketika pekerja menyuarakan aspirasi, respons dari pihak perusahaan dan pemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam memastikan hubungan industrial berjalan secara sehat, terbuka, dan berkeadilan.

Kehadiran jajaran pengurus, Garda Metal, pleno, dan anggota PUK Ikapharmindo menegaskan bahwa solidaritas bukan sekadar slogan, melainkan komitmen yang perlu diwujudkan melalui tindakan nyata. Sebab, kekuatan gerakan buruh tidak hanya diukur dari banyaknya massa yang hadir, tetapi juga dari konsistensi dalam memperjuangkan hak, menjaga persatuan, dan mengawal penyelesaian persoalan hingga tuntas.

Solidaritas bukan sebatas berdiri bersama dalam satu barisan, melainkan keberanian untuk saling menguatkan dalam memperjuangkan keadilan. Perjuangan buruh akan terus membutuhkan persatuan, sikap kritis, serta komitmen terhadap dialog yang setara agar aspirasi pekerja tidak berhenti sebagai suara di jalanan, tetapi memperoleh jawaban dan penyelesaian yang konkret. (Aa ndin)