PUK KJI Gelar Rapat Koordinasi Perdana, Fokus Penguatan Soliditas dan Persiapan May Day 2026

PUK KJI Gelar Rapat Koordinasi Perdana, Fokus Penguatan Soliditas dan Persiapan May Day 2026

Pasuruan, KPonline – Pengurus PUK KJI menggelar rapat koordinasi pengurus pada Selasa, 7 April 2026, bertempat di Kantor KC FSPMI Bangil. Rapat yang dimulai pukul 17.00 WIB atau seusai jam kerja ini dihadiri oleh jajaran pengurus sebagai langkah awal konsolidasi kepengurusan periode 2026–2027.

Agenda utama dalam rapat tersebut meliputi koordinasi program kerja serta penyampaian arahan dari ketua baru PUK KJI, sekaligus pembahasan persiapan peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, Ketua PUK KJI yang baru, Samsul Arifin, menegaskan komitmennya untuk berada di garda terdepan dalam menghadapi setiap permasalahan organisasi. Ia juga menginstruksikan seluruh jajaran pengurus untuk terus merapatkan barisan serta menjaga kekompakan demi memperkuat soliditas organisasi.
“Pengurus harus tetap kompak dan solid. Saya siap berdiri paling depan jika ada persoalan di PUK KJI,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua PUK sebelumnya, Syaifudin, menyampaikan optimismenya terhadap kepengurusan baru. Ia melihat adanya semangat baru yang tumbuh di kalangan pengurus, tercermin dari tingkat kehadiran dalam rapat. Namun demikian, ia juga menyoroti kondisi mental sebagian anggota yang dinilai masih menurun.
“Di sinilah tugas pengurus baru untuk membangkitkan kembali mental anggota agar jiwa militansi dapat terbentuk kembali,” ungkapnya.

Dalam rapat tersebut juga dibahas persiapan Rapat Kerja Unit (Rakernik) yang direncanakan berlangsung pada 6–7 Juni 2026 di Prigen, dengan peserta meliputi pengurus, koordinator lapangan (korlap), dan koordinator unit (kornit). Pendataan kepastian peserta dijadwalkan selesai pada 31 Mei 2026.

Selain itu, dilakukan pula pembahasan terkait reformasi kepengurusan, termasuk pembaruan jajaran koordinator lapangan. Hal ini dilakukan menyusul adanya mutasi karyawan di beberapa bagian, guna mempermudah koordinasi dan komunikasi dengan anggota di masing-masing lini.

Adapun komposisi tim bipartit ditetapkan terdiri dari Ketua PUK, Sekretaris PUK, serta sekretaris bidang yang disesuaikan dengan tema pembahasan bipartit.

Terkait persiapan teknis May Day, seluruh anggota dan pengurus diwajibkan hadir dalam aksi. Titik kumpul ditetapkan di depan gerbang PT King Jim Indonesia pada pukul 07.30 WIB. Disiplin kehadiran juga menjadi perhatian, dengan pemberlakuan sanksi bagi anggota yang tidak hadir, mulai dari Surat Peringatan (SP) 1, kewajiban mengikuti pendidikan, hingga aksi pengganti. Jika tetap tidak hadir, maka akan dikenakan SP 2.

Diperkirakan sebanyak dua bus akan disiapkan untuk mengakomodasi peserta aksi, termasuk anggota dari sektor garmen yang akan bergabung dalam rombongan tersebut.
Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan kepengurusan baru PUK KJI dapat semakin aktif, solid, dan mampu menjawab tantangan organisasi ke depan, khususnya dalam memperjuangkan hak dan kepentingan anggota.

(Ike Murni – Kontributor Pasuruan)

Pos terkait