Pimpinan Cabang SPL FSPMI Sidoarjo Selenggarakan Rakercab

  • Whatsapp

Mojokerto, KPonline – Jumat (24/03/2017), Pimpinan Cabang SPL FSPMI Kabupaten Sidoarjo mengadakan Rapat Kerja Cabang dan Pendidikan di Griya Ciptaningati, Pacet, Mojokerto. Kegiatan ini diikuti oleh 60 peserta, berasal dari PUK SPL FSPMI se Sidoarjo serta perwakilan dari PC SPL FSPMI Gresik, Surabaya dan Mojokerto.

Sebelum Rakercab dilakukan maka saat ini pukul 15.00 WIB sedang berlangsung acara Pembukaan Rakercab.

Mengawali acara ini, Ketua PC SPL FSPMI Kabupaten Sidoarjo Heri Novianto menjelaskan bahwa saat ini PC berhasil membangun Kantor serta membeli Mobil Komando sebagai wujud pelaksanaan hasil Rakercab sebelumnya. Selain itu berbagai kemandirian dalam organisasi lambat laun mulai terlihat. Salah satunya adanya kesepakatan anggota untuk memberikan dana fulltimer pada tiga orang pengurus PC.

Peserta Rakercab foto bersama usai acara.

Pada kesempatan ini juga di hadiri oleh Sekretaris Umum PP SPL FSPMI, Nur Cholik.

Dalam sambutannya, Nur Cholik menyampaikan bahwa Rakercab harus dilakukan. Ini merupakan wujud pelaksanaan AD/ART organisasi sebagai upaya evaluasi kerja selama satu tahun sebelumnya dan merencanakan program kerja selanjutnya. Tentunya diharapkan agar tidak ada penurunan kualitas atas program kerja yang dibuat.

Terwujudnya dua hal diatas ( Membangun Kantor dan Mokom) tentunya berawal dari sebuah usulan yang ditampung dan disepakati oleh peserta Rakercab yang kemudian di jalankan oleh anggota di tingkat Unit Kerja.

“Mantab dan Mandiri dalam Advokasi di tingkat Unit Kerja,” menjadi tema kegiatan ini,sebuah harapan besar yang harus terwujud mengingat penyelesaian akhir terhadap suatu permasalahan pekerja dan pengusaha yang terbaik adalah di tingkat PUK bukan di Pengadilan atau di jalanan. Harus dipahami bahwa seberapa hebat dan berhasilnya penyelesaian kasus pasti akan kembali lagi di tingkat ini.

Karenanya, setelah Rakercab ini usai maka akan dilanjutkan dengan pendidikan tentang advokasi yang di sampaikan oleh Lembaga Bantuan Hukum Surabaya (25/03/2017).

Penulis: Ahmad Anurib