Bogor, KPonline — PUK SPAI FSPMI PT Indomarco Prismatama menggelar konsolidasi organisasi usai pelaksanaan salat Jumat di lingkungan perusahaan. Kegiatan ini dihadiri oleh anggota dan jajaran pengurus serta dipimpin langsung oleh Ketua PUK, Darmanto.
Konsolidasi tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan internal organisasi di tengah dinamika perjuangan buruh yang semakin kompleks dan menantang.
Dalam suasana penuh kekeluargaan namun tetap serius, konsolidasi dimanfaatkan sebagai ruang evaluasi serta penyamaan persepsi antaranggota. Pengurus menekankan pentingnya menjaga soliditas, kedisiplinan, dan keterlibatan aktif seluruh anggota dalam setiap agenda organisasi.
Hal ini dinilai krusial agar PUK tetap kuat dan mampu menghadapi berbagai tantangan perjuangan ke depan.
Ketua PUK SPAI FSPMI PT Indomarco Prismatama, Darmanto, dalam arahannya menegaskan bahwa kekuatan organisasi tidak hanya diukur dari jumlah anggota, melainkan dari keberanian, pemahaman, serta mental yang tangguh. Ia menekankan bahwa setiap anggota dan pengurus harus memiliki keyakinan diri serta kesiapan untuk menjalankan tanggung jawab organisasi secara kolektif dan bertanggung jawab.
Lebih lanjut, Darmanto menyampaikan bahwa pemahaman terhadap peran dan fungsi serikat pekerja harus terus ditingkatkan. Menurutnya, organisasi yang kuat lahir dari anggota yang sadar akan hak dan kewajibannya, serta berani bersikap dalam memperjuangkan kepentingan bersama secara terorganisir, bermartabat, dan berlandaskan aturan.
Dalam konsolidasi tersebut, pengurus juga membahas secara khusus mekanisme advokasi ketenagakerjaan. Anggota diberikan pemahaman mengenai cara mengadvokasi diri sendiri, tahapan-tahapan advokasi, serta langkah yang harus dilakukan ketika menghadapi permasalahan ketenagakerjaan di lingkungan kerja.
Pembekalan ini bertujuan agar anggota tidak panik dan memiliki pegangan yang jelas saat menghadapi persoalan.
Pengurus berharap, melalui penguatan pemahaman advokasi ini, anggota semakin mandiri, kritis, dan tidak mudah terintimidasi. Advokasi dipandang sebagai bekal penting untuk melindungi hak-hak pekerja sekaligus memperkuat posisi organisasi dalam menghadapi manajemen maupun dinamika hubungan industrial lainnya.
Menutup konsolidasi, Darmanto kembali menegaskan komitmen PUK SPAI FSPMI PT Indomarco Prismatama dalam perjuangan Upah Minimum Sektoral Kabupaten (UMSK). Ia menyampaikan bahwa pada 15 Januari 2026, pihaknya akan memaksimalkan keterlibatan anggota untuk turut serta dalam aksi ke DPR RI sebagai bentuk keseriusan dan konsistensi perjuangan buruh dalam menuntut keadilan upah.


