Perkuat Kapasitas Kader, PUK SPAI FSPMI PT DPI Sambut Sosialisasi Pendidikan Hukum UNSURYA di Agenda MUSNIK

Perkuat Kapasitas Kader, PUK SPAI FSPMI PT DPI Sambut Sosialisasi Pendidikan Hukum UNSURYA di Agenda MUSNIK

Bogor, KPonline — Di sela-sela pelaksanaan Musyawarah Unit Kerja (MUSNIK) ke-4, Pimpinan Unit Kerja Serikat Pekerja Aneka Industri Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia PT Dragon Product Indonesia (PUK SPAI FSPMI PT DPI) menyambut positif kegiatan sosialisasi pendidikan hukum yang disampaikan oleh Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma (UNSURYA).

Sosialisasi tersebut disampaikan langsung oleh perwakilan UNSURYA, yakni Resya Marina Zumawanti, S.H., Dewi Septiani, S.Pd., S.H., M.M., serta Dr. Muhammad Fathinuddin, S.Sy., M.H. Dalam pemaparannya, pihak UNSURYA menjelaskan bahwa sistem pembelajaran dirancang fleksibel dan ramah bagi pekerja, dengan pilihan perkuliahan full online maupun offline melalui kehadiran langsung di kampus.

Bacaan Lainnya

Selain fleksibilitas waktu dan metode pembelajaran, UNSURYA juga menegaskan bahwa biaya pendidikan relatif terjangkau sehingga dapat diakses oleh kalangan pekerja dan aktivis serikat pekerja. Hal ini dinilai sejalan dengan kebutuhan peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan organisasi serikat pekerja.

Dalam kesempatan tersebut turut disampaikan pentingnya penguasaan ilmu hukum, khususnya hukum perburuhan, hukum perdata, dan hukum pidana, bagi para pimpinan dan kader serikat pekerja. Pasalnya, dalam praktik perjuangan, serikat pekerja kerap bersentuhan langsung dengan persoalan hukum, baik dalam konteks hubungan industrial maupun advokasi hak-hak normatif pekerja.

Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma yang berlokasi di kawasan Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, memiliki empat gedung perkuliahan dengan beragam fakultas, salah satunya Fakultas Hukum. UNSURYA juga telah mengantongi Sertifikat Akreditasi B, sehingga mutu pendidikannya dinilai kredibel dan dapat dipertanggungjawabkan.

PUK SPAI FSPMI PT Dragon Product Indonesia berharap, melalui sosialisasi ini, semakin banyak kader dan pimpinan serikat pekerja yang terdorong untuk melanjutkan pendidikan tinggi, khususnya di bidang hukum, guna memperkuat perjuangan dan advokasi kaum buruh secara profesional, berintegritas, dan berkelanjutan.

Pos terkait