Sidoarjo, KPonline – PT Pakarti Riken Indonesia yang berada di Sidoarjo terus meningkatkan program Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan perusahaan, beberapa tahun terakhir telah menempatkan ratusan CCTV di seluruh area sebagai alat untuk merekam dan mendeteksi potensi bahaya.
Hal ini tersirat dalam Training Basic Safety yang dilaksanakan oleh Tim K3 Perusahaan di Safety Dojo pada Jumat, 13 Februari 2026.
Para peserta adalah karyawan yang diundang secara bergilir dan periodik sebagai upaya penyadaran akan pentingnya K3 bagi karyawan sendiri.
Penyampaian Training ini selain menggunakan data tertulis melalui materi Power Point juga diperkuat menggunakan video dokumentasi CCTV. Kecelakaan kerja yang terjadi mulai dari depan perusahaan hingga di setiap bagian perusahaan bisa ditampilkan secara jelas.
Penggunaan video CCTV sebagai penunjang training ini tentunya lebih mengena bagi karyawan, karena bisa melihat secara langsung kejadiannya dan secara tidak langsung bisa membuat karyawan sadar akan pentingnya lingkungan dan cara kerja yang aman.
Upaya training seperti ini menjadi hal yang harus jadi perhatian bagi seluruh Karyawan dan Serikat Pekerja FSPMI sangat mendukung hal tersebut mengingat Keselamatan dan Kesehatan Kerja juga merupakan bentuk lain dari kesejahteraan karyawan seperti yang disampaikan Ketua Serikat Pekerja, PUK SPL FSPMI PT Pakarti Riken Indonesia , Narwoko, S.H., pada momen peringatan hari K3 di bulan Januari lalu.
Selain merawat pelaksanaan K3 dengan menggunakan CCTV, Perusahaan juga telah membuat sistem keselamatan karyawan mulai dari saat berangkat kerja dengan sosialisasi cara berkendara yang baik dan benar dengan menghadirkan ahli, kemudian memasang lampu peringatan hati hati di depan perusahaan bagi pengendara agar mengurangi kecepatan terutama saat ada keluar masuk kendaraan karyawan yang di optimalkan dengan menyiagakan 2 Petugas Security.
Di dalam perusahaan juga telah mengatur jalur jalur untuk pejalan kaki dan kendaraan, juga termasuk melakukan penambahan pengamanan pada mesin serta fasilitas Alat Pelindung Diri (APD) sebagai pengamanan terakhir.
Alat pemadam kebakaran dan pipa instalasi air serta lokasi titik kumpul jalur evakuasi juga telah dibuat.
Setelah semua sistem tertata dengan baik, maka keberadaan CCTV bisa menjadi alat penunjang utama untuk menyadarkan karyawan akan pentingnya K3.
(Khoirul Anam)



