Media Perdjoeangan FSPMI Bersiap Peringati Hari Jadi ke 19

Media Perdjoeangan FSPMI Bersiap Peringati Hari Jadi ke 19

Bekasi, KPonline – Media Perdjoeangan, salah satu media yang menjadi suara Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI), akan merayakan anniversary ke-19 tahun pada 5 Maret 2026 mendatang.

Selama 19 tahun, Media Perdjoeangan telah menjadi sumber informasi dan inspirasi bagi para buruh dan masyarakat luas.

Dalam 19 tahun terakhir, Media Perdjoeangan telah menghasilkan ribuan tulisan, konten, dan lainnya yang berkualitas. Media ini telah menjadi rujukan bagi para pejabat dan pemerintahan untuk melihat informasi perkembangan perburuhan di Indonesia.

“19 tahun Media Perdjoeangan berkarya, 19 tahun Media Perdjoeangan menginspirasi, dan 19 tahun Media Perdjoeangan berinovasi,” kata Presiden FSPMI, Suparno, S.H. di sela-sela menghadiri Konsolidasi dan buka puasa di New Omah Buruh Bekasi, Senin (2/3/2026).

Presiden FSPMI mengatakan kebanggaannya terhadap peran media perdjoeangan dalam memperkuat pergerakan FSPMI. “Kami DPP FSPMI sangat proud (bangga) dengan pencapaian Media Perdjoeangan yang telah menjadi salah satu media yang dipercaya oleh buruh dan masyarakat,” lanjutnya.

Media Perdjoeangan telah menjadi bagian dari perjuangan FSPMI dalam memperjuangkan hak-hak buruh dan meningkatkan kesejahteraan pekerja di Indonesia. Dengan inovasi dan kreativitas, Media Perdjoeangan terus berkembang dan menjadi salah satu media yang paling relevan dan menarik bagi audiensnya.

“Kami akan terus berjuang untuk memperjuangkan hak-hak buruh dan meningkatkan kesejahteraan pekerja di Indonesia,” kata Suparno.

“Kami juga akan terus mensupport Media Perdjoeangan agar menjadi lebih baik dan lebih kuat dalam menyuarakan aspirasi buruh, sehingga slogan media Perdjoeangan Cerdas dan Kreatif Memperkuat FSPMI menjadi nyata,” pungkasnya.

Sementara Kabiro Media Perdjoeangan Bekasi, Wiwik Aswanti, S.H.,M.H. mengatakan bahwa Media Perdjoeangan juga meluncurkan beberapa program baru yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas konten dan meningkatkan interaksi dengan audiens. Program-program ini termasuk podcast, video, dan konten-konten lainnya yang akan disiarkan di platform-platform media sosial Media Perdjoeangan FSPMI.

“Kami berharap program-program ini dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang isu-isu perburuhan dan meningkatkan partisipasi buruh dalam perjuangan hak-hak mereka,” kata Wiwik Aswanti.

Media Perdjoeangan diharapkan terus menjadi sumber informasi dan inspirasi bagi para buruh dan masyarakat luas, serta terus berinovasi untuk tetap relevan dan menarik bagi audiens. (Yanto)