Puisi
Oleh : Yanto
Cinta itu bukan tentang sempurna.
Ia tentang kamu,
yang tetap tinggal
ketika aku sedang tidak baik-baik saja.
Tentang tangan yang menggenggam
tanpa banyak kata
tentang doa yang mungkin tak pernah kudengar
tapi selalu menyebut namaku dalam sunyi.
Terima kasih
karena tak memaksaku menjadi siapa-siapa.
Kamu hanya mengajarkanku
bahwa dicintai dengan tulus
adalah merasa aman
menjadi diriku sendiri.
Bahagia ternyata sesederhana ini:
ada seseorang yang mengerti lelahku,
memahami diamku,
menerima kurangku,
dan tetap berkata,
“Aku di sini.”
Jika kelak dunia terasa terlalu berat,
semoga kita tetap saling menemukan
seperti dua hati
yang tahu ke mana harus pulang.
Karena bagiku,
rumah bukan selalu tentang tempat.
Kadang, rumah adalah seseorang
yang membuat hati berkata:
“Aku ingin pulang kepadamu.”