Jelang May Day, Buruh Persiapkan Aksi Besar-besaran

  • Whatsapp

Jakarta, KPonline – Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sudah memutuskan kembali turun ke jalan. Tanggal pelaksanaannya pun sudah ditetapkan: Rabu, 12 April 2017.

Tidak hanya di Jakarta. Aksi ini serentak akan dilakukan di berbagai provinsi di Indonesia.

Di Jakarta, diperkirakan aksi akan diikuti 10 ribu orang buruh.

Bagi saya, ini adalah aksi yang penting. Menjadi semacam pembutian atas kesetiaan pada cita-cita. Bagi saya, satu hal yang menyedihkan adalah melihat orang menyerah dengan impian dan cita-citanya.

Karena itu, kita akan terus begerak. Karena hanya bergerak itulah kita bisa memastikan langkah kaki kita akan sampai pada tempat yang di tuju. Jangan berhenti. Jangan menyerah.

Ada beberapa isu yang akan diangkat dalam aksi yang juga menjadi pemanasan menjelang May Day ini.

Pertama, masih terkait dengan PP 78/2015. Buruh menolak upah murah. Terlebih lagi, pada saat yang sama, harga-harga terus dinaikkan.

Saya menggunakan kata “dinaikkan” karena memang dalam kenaikan itu ada faktor kesengajaan. Untuk menyebut satu contoh adalah, kenaikan harga tarif dasar listrik. Jika ada kemauan dan keberpihakan, mestinya terkait dengan kebutuhan rakyat bisa di turunkan. Sayangnya keberpihakan itu tidak pada kita. Pada akhirnya, aksi ini, juga menolak kenaikan harga.

Kedua, kita menolak revisi UU 13/2003. Kita bisa menebak kemana arah revisi itu jika dilakukan pada saat ini, yakni melempangkan jalan untuk mudah rekrut dan mudah pecat.

Ketiga, dalam aksi ini kita juga akan bersolidaritas untuk kawan-kawan di PT. Smelting, Gresik. Itulah kenapa, titik aksi kita adalah di Kementerian ESDM.

Masih dalam rangkaian ajsi ini, kita juga akan mendatangi KPK. Mendesak agar dalang kasus korupsi E-KTP segera diadili. Hal ini merupakan bentuk kepedulian kaum buruh terhadap permasalahan yang membelit bangsa: korupsi.

Sebab bagaimanapun, korupsi adalah musuh kita semua. Karena korupsi, uang negara hanya mengalir ke kantong segelintir orang. Kesejahteraan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia sulit diwujudkan. Buruh akan mengambil bagian dalam perang melawan korupsi!