Jakarta, KPonline – Ratusan buruh dari Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) bersama Satgas Garda Metal SE DKI Jakarta turut ambil bagian dalam Apel Kamtibmas yang digelar di Markas Polda Metro Jaya, Sab’tu pagi (14/2/2026).
Apel yang diikuti sekitar sepuluh ribu peserta dari berbagai elemen masyarakat se-Jabodetabek ini menjadi simbol sinergi antara aparat keamanan dan komponen masyarakat dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang aman serta kondusif, khususnya menjelang bulan suci Ramadan.
Peserta apel berasal dari beragam unsur, mulai dari buruh, mahasiswa, hingga masyarakat umum. Kegiatan ini juga memperkuat kolaborasi antara Kepolisian Negara Republik Indonesia dan Tentara Nasional Indonesia bersama elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas wilayah.
Apel dipimpin langsung oleh Kapolda Metro Jaya, Karyoto, serta dihadiri sejumlah pejabat tinggi Polri dan TNI. Dalam amanatnya, Kapolda menegaskan pentingnya peran aktif seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.
“Apel ini merupakan wujud komitmen bersama untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama dalam menyambut bulan Ramadan,” tegasnya.
Kehadiran FSPMI dan Garda Metal SE DKI Jakarta menjadi bukti bahwa kaum buruh tidak hanya berjuang dalam isu ketenagakerjaan, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dalam menjaga kondusivitas wilayah. Perwakilan buruh FSPMI menyatakan kesiapan mereka untuk terus bersinergi dengan aparat keamanan.
“Kami siap bekerja sama dengan Polri dan TNI untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya menjelang Ramadan,” ujar salah satu perwakilan FSPMI.
Rangkaian apel juga diisi dengan pembacaan ikrar Kamtibmas, pengucapan sumpah, serta pawai kebersamaan. Kegiatan tersebut bertujuan membangun kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya menjaga stabilitas keamanan, terutama di momentum menjelang bulan suci.
Kapolda Metro Jaya turut mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi gangguan keamanan dan selalu menjaga persatuan serta ketertiban di lingkungan masing-masing.
Dengan sinergi yang kuat antara aparat keamanan dan komponen masyarakat, diharapkan situasi Kamtibmas di wilayah Jabodetabek tetap aman, damai, dan kondusif sepanjang Ramadan hingga seterusnya.


