Bogor, KPonline–Dalam dua bulan terakhir, jumlah anggota Pimpinan Unit Kerja (PUK) Serikat Pekerja Automotif Mesin dan Komponen (SPAMK) Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) di PT Federal Izumi Manufacturing mengalami pengurangan seiring adanya anggota yang memasuki masa purna tugas atau pensiun.
Dua anggota yang telah mengakhiri masa kerjanya adalah Yatno Widiantoro yang resmi pensiun pada 16 Februari 2026, serta Saiman yang menyusul pada 22 Maret 2026. Kepergian keduanya menandai berakhirnya masa pengabdian panjang di perusahaan sekaligus menjadi momen refleksi bagi anggota lainnya.
PUK SPAMK FSPMI menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kontribusi yang telah diberikan oleh kedua anggota tersebut selama bekerja dan aktif dalam kegiatan serikat pekerja.
Dalam kesempatan terpisah, perwakilan serikat, Edi Prabowo, turut memberikan pesan kepada anggota yang memasuki masa pensiun maupun yang masih aktif bekerja. Ia menekankan pentingnya kesiapan menghadapi masa purna tugas, baik dari sisi finansial maupun kesehatan.
“Harus bisa mengatur keuangan dengan baik, menjaga kesehatan, dan apabila ingin memulai usaha harus berhati-hati serta memperhitungkan dengan matang,” ujar Edi Prabowo kepada Media Perdjoeangan. Jumat, (27/3/2026).
Ia berharap, momen pensiun tidak hanya menjadi akhir dari masa kerja, tetapi juga awal kehidupan baru yang tetap produktif dan sejahtera. Selain itu, anggota yang masih aktif diharapkan dapat mengambil pelajaran untuk lebih mempersiapkan masa depan sejak dini.