Cilegon, KPonline–Musyawarah Unit Kerja (Musnik) merupakan forum musyawarah dan pengambilan keputusan tertinggi di tingkat Pengurus Unit Kerja (PUK) dalam struktur organisasi FSPMI. Pada hari ini, Minggu (18/10), PUK SP SPL FSPMI PT KDM secara resmi menggelar Musnik ke-1 yang bertempat di salah satu aula hotel di kawasan Anyer, Kabupaten Serang.
Mengusung tema “Years of Raise Up and Growth”, agenda ini menjadi tonggak sejarah penting bagi perjalanan organisasi serikat pekerja di lingkungan perusahaan.
Sebagai informasi, PT KDM merupakan salah satu perusahaan alih daya (mitra kerja) yang beroperasi di Kawasan Industri Krakatau Steel Cilegon untuk mendukung proses produksi PT Krakatau Posco. Perusahaan ini bergerak secara khusus di bidang fabrikasi dan manufaktur industri.
Kegiatan Musnik ke-1 ini dihadiri oleh jajaran tokoh dan elemen penting organisasi, antara lain:
• Erwin Supriyadi (Ketua Konsulat Cabang FSPMI Kota Cilegon)
• Eko Purwanto (Ketua Pimpinan Cabang SPLP FSPMI Kota Cilegon)
• M. Idris Fani (Sekretaris PC SPLP FSPMI Kota Cilegon)
• Perwakilan Pimpinan PUK FSPMI se-Kota Cilegon
• Pilar-pilar organisasi (Garda Metal, Media Perdjoeangan, dan Jamkeswatch).
Momen menarik yang menjadi sorotan utama dalam pembukaan acara ini adalah hadirnya perwakilan manajemen perusahaan, yaitu Direktur HR & Commerce PT KDM, Makhfury.
Dalam sambutannya mewakili manajemen PT KDM, Makhfury menyampaikan rasa sukacitanya dapat hadir di tengah-tengah pengurus dan anggota FSPMI. Ia menyebut momen tersebut sebagai ajang silaturahmi sekaligus “reuni”, mengingat sebelumnya manajemen dan pengurus FSPMI Cilegon telah beberapa kali bertemu dan berdialog.

Lebih lanjut, Makhfury memberikan analogi yang mendalam mengenai hubungan industrial antara perusahaan dan serikat pekerja.
”Serikat pekerja dan manajemen perusahaan itu ibarat dua rel kereta api. Meskipun berjalan berdampingan di jalurnya masing-masing, keduanya memiliki arah dan tujuan yang sama, yaitu demi kemajuan perusahaan dan kesejahteraan para pekerja,” ujar Makhfury.
Ia juga menegaskan keterbukaannya terhadap masukan dan kritik membangun dari pihak serikat pekerja dalam mengawal regulasi ketenagakerjaan.
”Mohon ingatkan saya selaku manajemen jika ada kesalahan atau kekeliruan yang tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Kami di manajemen menganggap serikat pekerja adalah mitra strategis sekaligus penyeimbang kebijakan,” tambahnya.
Setelah sesi pembukaan dan sambutan-sambutan selesai, rangkaian acara dilanjutkan ke agenda inti, yaitu Sidang Paripurna Musnik I untuk menentukan susunan komposisi kepengurusan PUK SPLP FSPMI PT KDM periode 2026-2030.