Aksi Damai FSPMI Ke Beberapa Perusahaan Guna Mengajak Kembali ke Rumah Besar FSPMI

Aksi Damai FSPMI Ke Beberapa Perusahaan Guna Mengajak Kembali ke Rumah Besar FSPMI

Bekasi, KPonline – Ratusan buruh anggota Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Kabupaten Bekasi melakukan aksi damai di beberapa perusahaan di wilayah Bekasi pada Rabu, 11 Maret 2026.

Informasi yang dihimpun koran perdjoeangan aksi ini dilakukan untuk menyampaikan sikap terkait beberapa pengurus FSPMI yang dianggap menyimpang pasca Kongres dan Munaslub ilegal pada 6 Maret 2026.

Dalam aksi yang berlangsung sekitar 20 menit ini, perwakilan DPP FSPMI menyampaikan beberapa hal, antara lain:

1. Pemberhentian yang dilakukan DPP FSPMI terhadap beberapa oknum pengurus yang dianggap menyimpang atau makar terhadap organisasi dan sosialisasi larangan menggunakan atribut serta nama dan logo FSPMI.

2. Sebelum dilakukan pemberhentian, telah dilakukan upaya rekonsiliasi dengan cara pemanggilan secara resmi, mengajak diskusi, dan lainnya, namun tidak diindahkan oleh oknum tersebut

3. Mengajak kembali anggota SPEE untuk kembali ke rumah besar FSPMI dan berjuang bersama.

“Inti dari kegiatan ini mengajak seluruh anggota SPEE untuk kembali ke rumah besar FSPMI,” kata perwakilan Garda Metal FSPMI.

Aksi damai ini dilakukan di beberapa perusahaan diantaranya di PT. Kyosa Indonesia, PT. Muramoto, PT. Nihon, PT. Epson Indonesia, PT. Crestec Indonesia, PT. Nidec Instruments Indonesia, dan PT. Yamaha Music Manufacturing Asia tempat oknum pengurus yang diberhentikan dengan tidak hormat bekerja.

Hingga berita ini dirilis DPP FSPMI masih membuka rekonsiliasi bagi anggota SPEE FSPMI yang ingin kembali.

“Kami dapatkan informasi tidak semua anggota sepemahaman dengan para pengurus yang diberhentikan, sehingga besar kemungkinan untuk kembali ke rumah besar FSPMI dengan kepengurusan yang baru,” pungkas salah satu pimpinan massa aksi. (Yanto)