Adil Makmur Bersama Prabowo – Sandi

Prabowo - Sandi

Jakarta, KPonline – Kedua pasang calon presiden dan wakil presiden pemilu 2019 telah mengirimkan visi dan misi mereka ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI. Penyelenggara pemilu juga telah menayangkan visi-misi tersebut di laman resmi mereka.

Adapun pasangan┬ánomor urut 02 Prabowo-Sandi memiliki visi sebagai berikut: “Terwujudnya Bangsa dan Negara Republik Indonesia yang adil, makmur bermartabat, relijius, berdaulat di bidang politik, berdiri di atas kaki sendiri di bidang ekonomi, dan berkepribadian nasional yang kuat dibidang budaya serta menjamin kehidupan yang rukun antar warga negara tanpa memandang suku, agama, latar belakang sosial dan rasnya berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.”

Sementara itu, ada 5 misi yang dimiliki pasangan tersebut. Kelimanya, seperti yang tertera hingga kini, adalah sebagai berikut:

1. Membangun perekonomian nasional yang adil, makmur, berkualitas, dan berwawasan lingkungan dengan mengutamakan kepentingan rakyat Indonesia melalui jalan politik-ekonomi sesuai Pasal 33 dan 34 UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

2. Membangun masyarakat Indonesia yang cerdas, sehat, berkualltas, produktif. dan berdaya saing dalam kehidupan yang aman, rukun, damai, dan bermartabat serta terlindungi oleh jaminan sosial yang berkeadilan tanpa diskriminasi.

3. Membangun keadilan dibidang hukum yang tidak tebang pilih dan transparan, serta mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia melalui jalan demokrasi yang berkualitas sesuai dengan Pancasila dan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

4. Membangun kembali nilai-nilai luhur kepribadian bangsa untuk mewujudkan Indonesia yang adil, makmur, bermartabat, dan bersahabat, yang diberkati oleh Tuhan Yang Maha Esa.

5. Membangun sistem pertahanan dan keamanan nasional secara mandiri yang mampu menjaga keutuhan dan integritas wilayah Indonesia.

Selain itu, ada program aksi yang perupakan pejabaran dari visi-misi. Dimana program aksi Prabowo – Sandi, salah satunya selaras dengan kontrak politik dengan buruh, sebagaimana yang terangkum dalam artikel berjudul