Karanganyar, KPonline – Pimpinan Unit Kerja (PUK) SPAMK FSPMI PT SAMI TF melakukan ziarah kubur ke makam almarhum Ristino, salah satu pengurus pada masa awal berdirinya PUK. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu (7/3/2026) sebagai bentuk penghormatan sekaligus untuk mempererat silaturahmi dengan keluarga yang ditinggalkan.
Diketahui, almarhum Ristino meninggal dunia dalam peristiwa yang dikenal sebagai “Tragedi Cipali” pada 1 Desember 2017. Meski telah lebih dari delapan tahun berpulang, semangat dan jejak perjuangannya dinilai masih melekat di hati rekan-rekan seperjuangan.
Ketua PUK SPAMK FSPMI PT SAMI TF, Pratomo Hadinata, mengatakan bahwa kegiatan ziarah tersebut tidak sekadar mengirim doa, tetapi juga menjadi momentum untuk mengenang jasa serta perjuangan almarhum semasa aktif di organisasi.
“Kegiatan ziarah ini bukan hanya untuk mengirim doa, tetapi juga sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan perjuangan almarhum Ristino saat menjadi pengurus PUK. Perkembangan PUK SAMI TF hingga saat ini tidak lepas dari kontribusi beliau,” ujar Pratomo.
Selain itu, lanjut Pratomo, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk terus menjalin silaturahmi dengan keluarga almarhum.
“Melalui kegiatan ini kami juga ingin menjaga hubungan baik dengan keluarga yang ditinggalkan. Ibarat pepatah, sekali saudara tetap saudara,” tambahnya.
Setelah melakukan ziarah kubur, rombongan pengurus PUK SPAMK FSPMI PT SAMI TF juga menyempatkan diri berkunjung ke rumah keluarga almarhum Ristino untuk bersilaturahmi. (sup)