Kendari, KPonline – Usai Konsolidasi PP SPL FSPMI menggelar diskusi bebas bersama anggota PUK SPLP FSPMI PT. Obsidian Stainless Steel. Dalam diskusi yang digelar cukup santai terungkap bahwa mereka memiliki trauma terhadap serikat pekerja sebelumnya.
Informasi yang dihimpun koran perdjoeangan, Rabu (8/4/2026) menunjukkan bahwa sebelum terbentuknya SPLP FSPMI, pernah terbentuk serikat pekerja lain di PT Obsidian Stainless Steel, namun dianggap kurang mengakomodir kepentingan buruh.
“Beberapa tahun yang lalu pernah terbentuk serikat pekerja namun tidak mengakomodir kepentingan buruh,” kata salah satu kawan PUK SPLP FSPMI PT. Obsidian Stainless Steel.
Mereka menjelaskan bahwa anggota serikat pekerja waktu itu mencapai 5000 anggota, namun tidak efektif dalam memperjuangkan hak-hak buruh. Trauma ini membuat mereka lebih berhati-hati dalam memilih serikat pekerja yang dapat mewakili kepentingan mereka.
Dengan kehadiran SPLP FSPMI, PUK SPLP FSPMI PT. Obsidian Stainless Steel berharap dapat menemukan harapan baru dalam memperjuangkan hak-hak buruh dan meningkatkan kesejahteraan mereka.
“Kami berharap SPLP FSPMI dapat menjadi wadah yang efektif dalam mengakomodir kepentingan buruh dan memperjuangkan hak-haknya,” pungkasnya. (Yanto)