Tak Hanya Tangguh di Jalanan, Garda Metal Sidoarjo Larut dalam Khotmil Quran

Tak Hanya Tangguh di Jalanan, Garda Metal Sidoarjo Larut dalam Khotmil Quran
Garda Metal melaksanakan Khotmil Quran dengan menggunakan Mushaf serta Gawai melalui Aplikasi Alquran, dilaksanakan di Sekretariat PC SPLP FSPMI Kab Sidoarjo, Minggu 15/3/2026

Sidoarjo, KPonline – Garda Metal Sidoarjo membuktikan bahwa keberanian dan ketegasan mereka di lapangan selalu berlandaskan pada nilai-nilai spiritualitas yang kuat. Pada Minggu (15/3), pilar organisasi FSPMI ini menggelar kegiatan Khotmil Quran di Sekretariat Pimpinan Cabang SPL FSPMI Kabupaten Sidoarjo, Jalan Singomenggolo, Gedangan.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 16.00 WIB ini diikuti dengan khidmat oleh anggota di pimpin langsung Koordinator Daerah (Korda) Garda Metal Sidoarjo, Suyatno.

Nuansa ketaqwaan begitu terasa di momen Ramadan 1447 Hijriyah ini. Para anggota Garda Metal berbagi tugas membaca tiap juz hingga berhasil khatam tepat waktu. Menariknya, selain menggunakan mushaf fisik, para peserta juga tampak memanfaatkan aplikasi Alquran di smartphone masing-masing.

Penggunaan teknologi ini menunjukkan bahwa Garda Metal adalah organisasi yang adaptif, di mana gawai tidak hanya digunakan untuk koordinasi aksi, tetapi juga sebagai sarana meningkatkan ibadah di tengah kesibukan sebagai pekerja.

Korda Garda Metal Sidoarjo, Suyatno, menyampaikan bahwa agenda ini merupakan upaya nyata untuk meningkatkan ketaqwaan seluruh anggota di tengah padatnya dinamika hubungan industrial.

“Kami menyadari bahwa sebagai buruh, mungkin kami belum bisa seperti umat muslim lain yang memiliki waktu setiap hari untuk membaca Alquran. Namun, di momen Ramadan ini, kami berupaya keras untuk bisa mengkhatamkannya meskipun dengan cara bersama-sama,” ujar Suyatno.

Lebih lanjut, Suyatno menekankan bahwa kegiatan ini memiliki dimensi ganda: spiritual dan organisasional.
“Agenda seperti ini akan terus kami jaga. Selain mengharap pahala dari Allah SWT, melalui lantunan ayat suci ini, insyaAllah tali silaturahmi dan ikatan emosional di antara anggota Garda Metal Sidoarjo akan semakin kuat dan solid,” pungkasnya.

Gema ayat suci Alquran yang memenuhi kantor sekretariat sore itu menjadi pengingat bahwa Garda Metal adalah pilar yang seimbang. Mereka tidak hanya siap sedia menjadi benteng organisasi saat unjuk rasa, tetapi juga memiliki kelembutan hati untuk tunduk pada perintah sang pencipta. Dengan ruh spiritualitas yang terjaga, Garda Metal Sidoarjo optimis akan tetap militan dan istiqomah dalam mengawal perjuangan kaum buruh ke depan. (Khoirul Anam / foto oleh Jupriyanto )