Pelalawan, KPonline- Kongres Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) dan Musyawarah Nasional (Munas) SPA FSPMI yang digelar dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 FSPMI resmi menetapkan Suparno, SH sebagai Presiden FSPMI periode 2026–2031.
Kegiatan nasional tersebut berlangsung pada 8-10 Februari 2026 di Hotel Mercure, kawasan Ancol, Jakarta, dan dihadiri perwakilan serikat pekerja dari berbagai daerah serta sektor industri di seluruh Indonesia.
Kongres kali ini menjadi momentum penting konsolidasi organisasi, sekaligus penentu arah perjuangan federasi lima tahun ke depan. Proses persidangan berjalan dengan cukup panas dan penuh semangat persatuan hingga akhirnya menetapkan Suparno, SH sebagai Presiden FSPMI terpilih.
Sejumlah pimpinan serikat pekerja dari daerah turut hadir langsung mengikuti rangkaian agenda kongres, termasuk Ketua Pimpinan Unit Kerja (PUK) SPPK-FSPMI PT. Musim Mas Kabupaten Pelalawan, Fulgentius Simarmata. Kehadirannya menjadi bagian dari upaya memperkuat konsolidasi serta menyerap arah strategi perjuangan organisasi ke depan.
Menanggapi hasil kongres, Fulgentius menyampaikan ucapan selamat atas terpilihnya Presiden FSPMI yang baru, sekaligus menaruh harapan besar terhadap penguatan perjuangan buruh di bawah kepemimpinan tersebut.
“Kami mengucapkan selamat dan sukses atas terpilihnya Bapak Suparno, SH sebagai Presiden FSPMI periode 2026-2031. Ini adalah amanah besar yang kami yakini mampu membawa FSPMI semakin kuat, militan, dan konsisten dalam memperjuangkan hak-hak buruh”, ujarnya.
“Kami di daerah, khususnya di sektor perkebunan, siap mengawal dan menjalankan setiap garis perjuangan federasi. Kepemimpinan baru harus kita sambut dengan konsolidasi yang lebih kuat dan gerakan yang lebih masif”, tambah Satria Putra.
Ketua DPW FSPMI Provinsi Riau juga menyampaikan apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan kongres serta terpilihnya Presiden FSPMI periode 2026–2031, “Kami DPW FSPMI Riau mengucapkan selamat kepada Suparno, SH yang telah terpilih sebagai Presiden FSPMI. Ini adalah mandat organisasi yang harus kita jaga dan perjuangkan bersama”,tegasnya.
Menurutnya, kepemimpinan baru diharapkan mampu membawa federasi semakin progresif dalam menjawab berbagai tantangan ketenagakerjaan, mulai dari isu pengupahan, jaminan sosial, perlindungan kerja, hingga keselamatan dan kesehatan kerja di seluruh sektor industri.
“Kami di wilayah siap memperkuat konsolidasi, memperluas keanggotaan, dan memastikan perjuangan federasi dirasakan hingga ke tingkat basis. Kepemimpinan baru adalah energi baru bagi gerakan buruh,” pungkasnya.
Dengan berakhirnya rangkaian Kongres FSPMI dan Munas SPA FSPMI tersebut, seluruh struktur organisasi, baik pusat, wilayah, hingga unit kerja menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat barisan perjuangan di bawah kepemimpinan Presiden terpilih Suparno, SH, demi mewujudkan kesejahteraan buruh Indonesia yang lebih baik lima tahun ke depan.