SPAI FSPMI PUK PT ISS Indonesia Jawa Timur Panaskan Mesin Jelang Kongres dan Munas 2026

SPAI FSPMI PUK PT ISS Indonesia Jawa Timur Panaskan Mesin Jelang Kongres dan Munas 2026

Jakarta, KPonline – Diselenggarakan di Mercure Convention Center Ancol Jakarta Utara tanggal 8-10 Febuari 2026, api perlawanan buruh kembali menyala dari Jawa Timur. Hal tersebut disampaikan oleh PUK SPAI FSPMI PT. ISS Indonesia Jatim dengan lantang menyatakan sikap: Bersatu, melawan ketidakadilan, dan siap bertarung secara terorganisir, menjelang Kongres VII FSPMI dan Munas IV SPAI FSPMI.

 

Bacaan Lainnya

Dalam agenda konsolidasi internal yang berlangsung penuh semangat juang, PUK SPAI FSPMI PT. ISS Indonesia Jatim menegaskan bahwa Kongres dan Munas bukan sekadar agenda organisasi rutin, melainkan: medan strategis penentuan arah perjuangan buruh ke depan. Situasi ketenagakerjaan yang masih sarat praktik upah murah, sistem kerja tidak pasti, hingga lemahnya perlindungan buruh terutama alih daya (outsourcing) menjadi alasan kuat mengapa barisan harus dirapatkan dan mesin perjuangan dipanaskan sejak dini.

 

Ahmad Musta’in, S.H. selaku Ketua PUK SPAI FSPMI PUK PT ISS INDONESIA JATIM dan jajaran pengurus PUK menegaskan, Persatuan adalah senjata utama buruh. Tanpa solidaritas yang kuat, Buruh akan terus diposisikan sebagai objek eksploitasi. Oleh karena itu, PUK PT. ISS Indonesia Jatim mendorong seluruh anggota untuk aktif, kritis, dan disiplin dalam organisasi, sekaligus memperkuat militansi di setiap lini kerja.

 

Kongres VII FSPMI dan Munas IV SPAI tahun 2026 harus melahirkan keputusan-keputusan berani. Tidak boleh lagi ada kompromi terhadap ketidakadilan.

“Buruh harus berdiri di garis depan menentukan nasibnya sendiri,” tegas Heri selaku Pengurus PUK PT. ISS dalam forum tersebut.

 

PUK SPAI FSPMI PT. ISS Indonesia Jatim juga menekankan pentingnya kaderisasi dan konsolidasi basis sebagai fondasi gerakan. Buruh tidak cukup hanya banyak, tetapi harus sadar, terorganisir, dan siap bergerak. Momentum nasional tahun 2026 dipandang sebagai titik balik untuk memperkuat posisi tawar buruh, baik di hadapan Perusahaan maupun Negara.

 

Dengan semangat “Buruh Bersatu, Lawan Ketidakadilan”, PUK PT ISS Indonesia Jatim memastikan diri berada di barisan terdepan perjuangan kelas pekerja. Mesin sudah dipanaskan, barisan dirapatkan, dan arah sudah ditentukan: Lawan penindasan, rebut keadilan, dan menangkan masa depan buruh.

(Bunga Djo)

Pos terkait