Jakarta, KPonline – Pimpinan Unit Kerja Serikat Pekerja Elekronik Elektrik (PUK SPEE) FSPMI PT. Haleyora Powerindo (HPI) mendatangi kantor pusat perusahaan di Jalan Kyai Tapa no. 216 Grogol, Petamburan, Jakarta Barat pada Kamis (12/02/2026). Kedatangan mereka tersebut atas undangan dari PT. HPI dengan perihal silahturahmi.
Dalam pertemuan tersebut menjadi ajang bipartit antara PUK SPEE FSPMI PT. HPI Nasional dengan pimpinan perusahaan PT. HPI Pusat. Permintaan Perundingan PKB (Perjanjian Kerja Bersama) menjadi materi dalam Bipartit tersebut yang telah lama juga diagendakan untuk terlaksana.
Hadir beberapa perwakilan dari PUK SPEE FSPMI PT. HPI dari berbagai daerah yaitu Lampung, Jakarta, Purwakarta, Karawang yang juga menjadi pengurus PUK SPEE FSPMI PT. HPI Nasional. Mereka secara estafet hadir setelah mengikuti agenda Munas dan Kongres FSPMI ke 7 sejak tanggal 8-10 Februari 2026 di Jakarta juga.
Di akhir proses bipartit, pihak perusahaan minta waktu kembali dan menghadirkan direksi langsung karena tidak tidak adanya titik temu. Manajer Hubungan Industrial PT. HPI Zezen Golkarina memimpin bipartite mewakili pihak perusahaan bersama dengan 4 orang staffnya bersepakat untuk kembali bertemu di bulan Maret 2026.
Erick Meidhiarta yang memimpin perundingan dan mewakili serta selaku Sekretaris PUK SPEE FSPMI PT. HPI Nasional beserta pengurus daerah lainnya bersepakat atas bipartit lanjutan yang diharapkan menjadi bipartit terakhir menuju proses terbentuknya PKB.
Namun jika bipartit selanjutnya tidak menemui kesepakatan maka proses normative berikutnya akan berlanjut ke Mediasi atau Tripatit hingga di persilihkan ke Pengadilan Hubungan Industrial dan seterusnya. (Deddy)