Karawang, KPonline – Di tengah dinamika kehidupan buruh yang penuh tantangan, satu nilai tetap berdiri kokoh: solidaritas. PUK SPAMK FSPMI PT AICC kembali membuktikan komitmen tersebut dengan menyalurkan santunan kepada anak-anak almarhum eks pekerja PT AICC yang tersebar di 10 titik wilayah Karawang, Cikarang, Purwakarta, hingga Cianjur.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa ikatan perjuangan tidak terputus, bahkan ketika rekan kerja telah tiada. Kepedulian terus hidup, menjangkau keluarga yang ditinggalkan, terutama anak-anak yang membutuhkan perhatian dan dukungan.
Ketua PUK SPAMK FSPMI PT AICC, Afan Aji, menegaskan bahwa solidaritas buruh tidak mengenal batas waktu maupun status.
“Kami hadir bukan hanya saat mereka bekerja, tetapi juga setelahnya. Bahkan ketika rekan kita telah berpulang, tanggung jawab moral itu tetap ada. Ini bukti bahwa perjuangan dan kebersamaan tidak pernah selesai,” tegasnya.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja Bidang Sosial yang secara konsisten menjaga silaturahmi dengan keluarga besar eks pekerja. Santunan disalurkan langsung ke rumah-rumah penerima, memastikan kehadiran organisasi benar-benar dirasakan secara nyata.
Ketua Bidang Sosial, Abdul Matin, menyampaikan bahwa esensi kegiatan ini adalah menjaga nilai kemanusiaan di atas segalanya.
“Ini bukan soal besar kecilnya bantuan, tetapi tentang kepedulian yang tidak boleh hilang. Kita ingin memastikan keluarga yang ditinggalkan tetap merasa diperhatikan,” ungkapnya.
Sementara itu, Bidang Infokom, Rosian Akbar, menekankan pentingnya silaturahmi langsung dalam memperkuat solidaritas.
“Tatap muka seperti ini adalah cara kita merawat persaudaraan. Solidaritas harus nyata, hadir, dan dirasakan,” ujarnya.
Distribusi santunan dilakukan di beberapa wilayah, di antaranya:
Area Karawang:
Keluarga Sdr. Arif Romhan
Keluarga alm. Sdr. Maryudi
Keluarga alm. Sdr. Supoyo
Keluarga alm. Sdr. Hindarto
Keluarga alm. Sdr. Dedi
Keluarga alm. Sdr. Rosyid Arsad
Keluarga alm. Sdr. Ajat
Area Cikarang (9 Maret 2026):
Keluarga alm. Sdr. Wiwit
Area Purwakarta & Cianjur (13 Maret 2026):
Keluarga alm. Sdr. Akim
Keluarga alm. Sdr. Husni Hamid
Di setiap kunjungan, senyum anak-anak menjadi pengingat bahwa kehadiran sederhana mampu menghadirkan harapan besar. Di balik duka, selalu ada tangan-tangan yang saling menguatkan.
Kegiatan ini menegaskan satu hal yang tak terbantahkan: buruh tidak pernah berjalan sendiri.
PUK FSPMI PT AICC berharap semangat solidaritas ini terus hidup, menjadi kekuatan bersama dalam menjaga nilai kemanusiaan, mempererat persaudaraan, serta memastikan tidak ada keluarga buruh yang merasa ditinggalkan.


