Karawang, KPonline – Mantan Pengurus Pimpinan Unit Kerja Serikat Pekerja Automotif Mesin dan Komponen – Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (PUK SPAMK-FSPMI) PT. NT Piston Ring Indonesia(NTRI), Mohammad Toha, kini sudah memasuki masa pensiunnya diusia 55 tahun mulai bulan Januari 2026 lalu setelah mengabdi di Perusahaan PT. NT Piston Ring Indonesia selama kurang lebih 25 tahun.
Pada tanggal 20 Januari 2026 tepatnya, telah habis masa baktinya di PT. NTRI. Dihari yang sama sempat berpamitan dengan salah anggota, Mugi, dan merupakan kontributor Media Perdjoeangan Kabupaten Karawang.
Mereka saling bersalaman, berjabatan tangan sebagai tanda penghormatan dan juga akhir masa bakti bekerja di PT. NTRI, Ia pun sempat berkata “Gi.. saya minta maaf kalau selama bekerja banyak salah, hari ini saya terakhir bekerja,” pungkas dari mantan Ketua I Bidang Advokasi PUK, Mohammad Toha.
Wajahnya nampak senyum dan menggambarkan sebuah kegembiraan, namun dibalik itu ada batin perasaan sedih yang tidak bisa diungkapkan dengan kata kata.
Ia merupakan mantan Pengurus PUK NTRI dari tahun 2008 sampai dengan 2020 atau Empat Periode Kepengurusan PUK SPAMK-FSPMI PT. NTRI. Ia adalah sosok pengurus yang gigih memperjuangkan hak hak anggota selama menjabat sebagai Ketua Bidang Hukum dan Pembelaan. Kontribusinya memberikan pondasi yang kokoh di Organisasi dan memberikan dampak yang luar biasa bagi anggota PUK dan keluarganya. Di periode terakhir yang Ia jabat adalah Bendahara PUK SPAMK-FSPMI PT. NTRI.
Pensiun adalah masa di mana seseorang berhenti bekerja, biasanya setelah mencapai usia tertentu atau atas permintaan sendiri, ada pensiun mencapai batas usia dan juga ada pensiun atas permintaan sendiri dengan batas usia minimum atau biasa disebut pensiun dini.
MGP



