Situasi Geopolitik Timur Tengah Memanas, Indonesia Siap Evakuasi WNI dari Iran

Situasi Geopolitik Timur Tengah Memanas, Indonesia Siap Evakuasi WNI dari Iran

Jakarta, KPonline – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mengumumkan langkah-langkah strategis untuk melindungi dan mengevakuasi Warga Negara Indonesia (WNI) dari Iran menyusul meningkatnya ketegangan antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel.

Menteri Luar Negeri, Sugiono, menyatakan bahwa Duta Besar RI di Teheran telah diperintahkan untuk melakukan evakuasi jika ada WNI yang membutuhkan.

Dikutip dari laman resmi Kementerian Luar Negeri RI, setidaknya 22 WNI siap dievakuasi melalui jalur darat ke Kota Baku, Azerbaijan, yang menjadi titik transit utama. Proses evakuasi dilakukan secara bertahap dan memperhatikan situasi keamanan di lapangan.

Menteri Luar Negeri Sugiono menyampaikan, hingga saat ini sudah ada puluhan WNI di Iran yang mendaftarkan diri untuk kembali ke Indonesia di tengah meningkatnya situasi keamanan di kawasan tersebut.

“Besok ada 10 lagi yang berasal dari Iran. Kemudian untuk gelombang kedua, sampai sore ini sudah ada 36 yang mendaftarkan diri untuk berusaha repatriasi ke tanah air,” ujar Sugiono di Bandara Soekarno-Hatta, Benda, Tangerang, Selasa (10/3/2026).

Lebih lanjut Sugiono menegaskan bahwa tidak semua WNI di wilayah terdampak konflik memilih untuk meninggalkan Iran. Mereka diberikan kebebasan untuk memutuskan langkah terbaik sesuai kondisi dan keinginan masing-masing.

Dalam upaya diplomasi, Sugiono telah melakukan komunikasi langsung dengan Menteri Luar Negeri Iran dan menyatakan kesiapan Indonesia untuk berperan sebagai mediator guna membantu meredakan ketegangan di kawasan.

Prioritas utama tetap pada keselamatan WNI. Langkah-langkah cepat, komunikasi diplomatik yang intensif, dan kesiapsiagaan tinggi menjadi kunci utama agar warga negara Indonesia tetap aman dan terlindungi dari segala ancaman yang muncul di tengah ketegangan yang terus meningkat di Timur Tengah. (Yanto)