Jakarta, KPonline–Respon cepat ditunjukkan Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Jamkeswatch FSPMI. Mendapatkan kabar adanya kebutuhan donor darah golongan O untuk anak salah satu perangkat organisasi FSPMI yang mengalami musibah kecelakaan lalu lintas dan akan segera menjalani tindakan medis di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta, DPN Jamkeswatch langsung bergerak.
Tanpa menunggu lama, DPN Jamkeswatch FSPMI melakukan komunikasi intensif ke berbagai jaringan dan perangkat organisasi FSPMI untuk mencari pendonor dengan golongan darah O.
Upaya tersebut membuahkan hasil. Beberapa orang pendonor yang bersedia membantu akhirnya didapatkan. Termasuk dari Jamkeswatch FSPMI DKI yang juga membawa anggota FSPMI yang bersedia untuk jadi pendonor.
Ketua DPN Jamkeswatch FSPMI, Tommy Juniannur, bahkan turun langsung mengantarkan para pendonor ke RSCM. Dua pendonor yang diantar tersebut merupakan pengurus Media Perdjoeangan Nasional yang kebetulan baru saja menyelesaikan agenda bersama pengukuhan Pengurus Media Perdjoeangan Daerah dan DPD Jamkeswatch FSPMI Tangerang Raya di Jatiuwung, Tangerang (18/10/26).
Setibanya di RSCM, tim langsung berkoordinasi dengan pihak keluarga agar proses donor darah dapat segera dilaksanakan untuk mendukung tindakan medis bagi korban.
Atas kesigapan tersebut, pihak keluarga korban menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada DPN Jamkeswatch FSPMI, para pendonor, dan seluruh jajaran FSPMI yang telah peduli dan bergerak cepat membantu di saat kritis.
Apresiasi juga datang dari organisasi. Sekretaris Jenderal DPP FSPMI, Syabilar Rosyad yang turut memantau kabar ini, memberikan penghargaan tinggi atas aksi kemanusiaan yang dilakukan Jamkeswatch dan kawan-kawan FSPMI. Menurutnya, apa yang dilakukan Jamkeswatch FSPMI adalah cerminan nyata dari semangat solidaritas dan prinsip bahwa FSPMI adalah satu keluarga besar yang saling menjaga.
Aksi ini kembali membuktikan komitmen Jamkeswatch FSPMI sebagai garda terdepan tidak hanya dalam mengawal jaminan kesehatan, tetapi juga dalam aksi-aksi kemanusiaan dan solidaritas sesama buruh.