Sinergi buruh, TNI, Polri, dan pemerintah daerah menjadi bagian dari upaya menjaga lingkungan tetap hijau dan lestari.
Pelalawan, KPonline — Penghijauan dan penanaman pohon bukan sekadar kegiatan menanam, melainkan wujud kepedulian dan tanggung jawab bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan. Semangat tersebut mengemuka dalam kegiatan penanaman pohon yang mempertemukan unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, dan kalangan buruh di Kampung Dayun, Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak, Riau.
Kegiatan bertema “Sinergitas TNI, Polri, Pemprov Riau, Pemda Kabupaten Siak dan Buruh melalui Penanaman Sejuta Pohon Menuju Indonesia Asri dalam Rangka HUT ke-81 TNI” ini menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi lintas unsur dalam mendukung lingkungan yang lebih hijau dan lestari.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan, Wakil Bupati Siak Syamsurizal, S.Ag., M.Si., serta unsur Tentara Nasional Indonesia (TNI), termasuk Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo, bersama para undangan dan pihak terkait lainnya.
Bagi PUK SPPK-FSPMI PT Adei Plantation & Industry, gerakan penghijauan sejalan dengan pentingnya membangun kepedulian lingkungan di kalangan pekerja dan masyarakat. Peran buruh tidak hanya berkaitan dengan dunia kerja, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan sosial yang ikut bertanggung jawab menjaga lingkungan.
Di atas tanah yang pernah dilalap api, penanaman pohon menjadi simbol harapan agar kehidupan kembali tumbuh. Setiap pohon yang ditanam merupakan investasi bagi masa depan, membantu menjaga keseimbangan ekosistem, serta menjadi ikhtiar untuk mewariskan lingkungan yang lebih baik kepada generasi mendatang.
Pemulihan lahan bekas kebakaran membutuhkan komitmen jangka panjang. Karena itu, kegiatan penanaman perlu diikuti dengan perawatan dan pemantauan agar bibit dapat tumbuh dengan baik dan memberi manfaat nyata bagi lingkungan.
“Ketika api menghancurkan kehidupan, mari kita hadir untuk menumbuhkan kembali harapan. Sebab, menjaga alam bukan hanya tugas hari ini, melainkan tanggung jawab untuk masa depan.”
Melalui semangat gotong royong dan kebersamaan, gerakan menanam pohon diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Kolaborasi antara buruh, TNI, Polri, dan pemerintah daerah perlu terus diperkuat agar kepedulian terhadap lingkungan menjadi gerakan berkelanjutan menuju Indonesia yang lebih hijau, sehat, dan lestari.