Semangat Perjuangan Buruh Tak Padam, Sesepuh FSPMI PT Pakarti Riken Indonesia (PARIN) Beri Pesan di Musnik

Semangat Perjuangan Buruh Tak Padam, Sesepuh FSPMI PT Pakarti Riken Indonesia (PARIN) Beri Pesan di Musnik

Mojokerto, KPonline – Dalam suasana penuh khidmat, sesepuh Serikat Pekerja FSPMI PT Pakarti Riken Indonesia (PARIN), Eko Mujarwanto, hadir dan memberikan sambutan dalam acara Musyawarah Unit Kerja (Musnik) kesembilan yang digelar di Banda Gardenia Hotel,Trawas Mojokerto,Sabtu 17 Januari 2026.

Kehadirannya menjadi momen refleksi bagi para anggota serikat, baik senior maupun junior, mengenai perjalanan panjang perjuangan buruh di perusahaan tersebut.

Eko Mujarwanto mengawali sambutannya dengan memperkenalkan diri kepada generasi pendahulu berdirinya Serikat Pekerja PT Parin. Dirinya menceritakan sejarah singkat pengabdiannya yang dimulai pada tahun 1987 hingga awal tahun 2000, masa yang menjadi titik awal pergerakan buruh di Indonesia .

“Saya diperkenalkan nama saya Eko Mujarwanto. Saya di Parin masuk tahun 1987 dan berhenti di tengah jalan sekitar tahun 1999 awal memasuki tahun 2000, di mana di situ titik mulainya bergeraknya karyawan atau buruh hampir di seluruh Indonesia,” ujar Eko Mujarwanto di hadapan para peserta.

Dalam kesempatan tersebut, Eko menekankan beberapa poin penting bagi keberlangsungan organisasi:

1. Regenerasi Pemimpin Berkualitas.
Eko menyatakan rasa bangganya terhadap PT Parin yang dinilai konsisten melahirkan pemimpin-pemimpin PUK (Pimpinan Unit Kerja) yang tangguh dan berkualitas. Menurutnya, kader-kader dari PT Parin tidak hanya berkontribusi di tingkat perusahaan, tetapi juga hingga tingkat provinsi dan nasional.

2. Menjaga Silaturahmi: Meski sudah tidak aktif di perusahaan, dirinya menegaskan pentingnya menjaga komunikasi. Beliau menyebutkan masih terus menjalin hubungan baik dengan rekan seperjuangan seperti Heri Novianto dan Sutanto.

3. Harapan untuk Bangsa: Beliau berharap PT Pakarti Riken Indonesia terus maju, khususnya dalam memelopori alih teknologi yang bermanfaat bagi kemajuan bangsa dan negara .

Acara ditutup dengan momen mengharukan saat Eko Mujarwanto mengajak seluruh hadirin untuk menundukkan kepala sejenak. Beliau mengajak para peserta mengirimkan doa terbaik bagi rekan-rekan seperjuangan yang telah wafat, secara khusus menyebut almarhum Chamim Tohari yang memiliki jasa besar dalam membangun PUK SPL FSPMI PT Parin.

“Mari kita kirimkan doa terbaik untuk teman-teman kita yang sudah mendahului kita. Tanpa jasa-jasa mereka, mungkin kita tidak ada apa-apanya,” pungkasnya dengan nada emosional.