Sejarah Perjalanan SPAI FSPMI Surabaya dan Sidoarjo Menuju Kongres VII FSPMI dan Munas IV SPAI

Sejarah Perjalanan  SPAI FSPMI Surabaya dan Sidoarjo Menuju Kongres VII FSPMI dan Munas IV SPAI

Surabaya, KPonline — Perjalanan menuju Kongres VII Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) menjadi catatan sejarah tersendiri bagi Pimpinan Cabang Serikat Pekerja Aneka Industri Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (PC SPAI FSPMI) Kota Surabaya dan Kabupaten Sidoarjo. Dipimpin langsung oleh Selamet Raharjo selaku Ketua PC SPAI Surabaya bersama Eko Sunarto selaku Ketua PC SPAI Kabupaten Sidoarjo, rombongan berangkat menuju Jakarta menggunakan satu unit bus mini dengan total 17 peserta hari ini Sabtu (7/2/2026).

 

Bacaan Lainnya

Peserta perjalanan terdiri dari Ketua dan Sekretaris PC SPAI FSPMI serta perwakilan Pimpinan Unit Kerja (PUK) SPAI FSPMI Surabaya dan Sidoarjo, di antaranya;

 

PUK SPAI FSPMI SURABAYA:

1. PT. Adhibaladika Agung/ Bukit Darmo Golf

2. PDTS Kebun Binatang Surabaya

3. PT. Deverindo Indograha Raya

4. PT. G4S Security Services

5. PT. ISS Indonesia Jatim

6. PT. Prosam Plano

7. PT. Fast Food Indonesia (KFC)

 

PUK SPAI FSPMI SIDOARJO:

1. CV. Boga Lestari

2. PT. Leef Esens Flora

3. PT. Indomarco Prismatama

4. PT. Tri Teguh Manunggal Sejati.

 

Kongres VII FSPMI dijadwalkan berlangsung pada 8–9 Februari 2026 di Hotel Mercure Convention Centre Ancol Jakarta. Agenda utama Kongres VII FSPMI meliputi pemilihan Majelis Nasional dan Presiden FSPMI, sekaligus Pembahasan arah perjuangan organisasi ke depan. Agenda selanjutnya adalah Musyawarah Nasional (Munas) masing-masing Serikat Pekerja Aneka (SPA) FSPMI, untuk sektor SPAI merupakan Munas IV pada tanggal 9-10 Februari 2026, dengan agenda Pemilihan Ketua Umum SPAI juga arah organisasi dan perjuangan SPAI FSPMI dalam 5 tahun kedepan.

 

Slamet Raharjo menyampaikan bahwa Kongres VII FSPMI dan Munas IV SPAI FSPMI juga menjadi momentum penting untuk melakukan penyempurnaan struktur organisasi FSPMI, khususnya di ruang lingkup SPAI FSPMI. Menurutnya, dinamika perjuangan buruh yang terus berkembang menuntut organisasi untuk beradaptasi agar semakin solid, responsif, dan relevan terhadap kebutuhan anggota.

“Perubahan dan penyempurnaan struktur organisasi, terutama di SPAI FSPMI, menjadi bagian dari ikhtiar memperkuat perjuangan,” ujarnya.

 

Perjalanan menuju Jakarta diwarnai berbagai dinamika. Meski hujan mengiringi perjalanan, rombongan tetap bersyukur dan diberikan kelancaran dari awal hingga akhir. Hujan tersebut dimaknai sebagai pertanda baik dalam sebuah perjuangan yang dilandasi niat tulus dan kebersamaan.

 

Di setiap area peristirahatan Jalan Bebas Hambatan (Tol), rombongan tidak hanya beristirahat, tetapi juga memanfaatkan waktu untuk konsolidasi dan penguatan komitmen perjuangan. Diskusi ringan hingga serius dilakukan untuk menyatukan pandangan, menjaga semangat, dan memastikan sikap bersama dalam menghadapi agenda penting Kongres dan Munas.

 

“Alhamdulillah, semoga perjalanan ini berjalan lancar dan menjadi awal dan akhir yang baik dalam perjuangan panjang kita kedepan,” tutup Slamet Raharjo.

 

Kongres VII FSPMI dan Munas IV SPAI FSPMI diharapkan menjadi tonggak sejarah baru bagi organisasi, tidak hanya dalam regenerasi kepemimpinan nasional, tetapi juga dalam memperkuat persatuan dan arah perjuangan kaum Pekerja di Indonesia.

 

(Natalia – Kontributor Jawa Timur)

Pos terkait