Takalar, KPonline-Pimpinan Unit Kerja (PUK) Serikat Pekerja Aneka Industri (SPAI) Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) PT. Indomarco Prismatama pekerja wilayah Takalar melaksanakan program Safari Ramadhan ke-12 di kediaman pengurus di Desa Sanrego, Kecamatan Polongbangkeng, Kabupaten Takalar, Jum’at (13/03).
Kegiatan ini merupakan instruksi dari Pimpinan Cabang (PC) SPAI FSPMI Makassar Raya setiap tahunnya di bulan Ramadhan dan dihadiri oleh pengurus dan anggota PUK SPAI FSPMI PT. Indomarco Prismatama pekerja wilayah Takalar, serta beberapa pengurus dari Pimpinan Cabang.
Kegiatan yang dikolaborasikan dengan konsolidasi dan buka puasa bersama ini bertujuan mempererat jaringan silaturahmi antar pekerja dan organisasi.
Zainuddin Nur, Ketua Bidang Advokasi Pimpinan Cabang Makassar Raya, mengucapkan terima kasih atas partisipasi seluruh pengurus dan anggota PUK PT Indomarco Prismatama pekerja wilayah Takalar.
Dalam sambutannya, Zainuddin menyampaikan beberapa poin penting. “Mekanisme advokasi harus dimulai dari PUK, karena harus berjalan sesuai AD/ART di organisasi FSPMI. Kami juga menghimbau untuk menghindari pelanggaran yang berujung pada PHK mendesak, kita terus ingatkan teman-teman. PHK mendesak adalah PHK tanpa pesangon, jadi tolong jangan melakukan pelanggaran yang mengakibatkan teman-teman di PHK,” ujarnya.
Zainuddin juga mengingatkan pentingnya menjaga perjuangan Takalar yang telah besar seperti saat ini, sehingga tidak masuk akal kalau ada permasalahan lalu PUK Takalar tidak melakukan gerakan.
Taufik, S.M., MS.I, Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah Sulawesi Selatan, juga menyampaikan beberapa pesan penting. “Gerakan kita adalah gerakan masif, maka dari itu teman-teman harus peka ketika ada yang terjadi diskriminasi yang dialami anggota. Slogan kita adalah satu sakit maka kita semua akan merasakannya, maka itulah yang mesti dijaga,” ungkapnya.
Taufik juga menekankan pentingnya Media Perdjoeangan sebagai salah satu pilar kuat gerakan mereka. “Media adalah kekuatan kita sampai hari ini, kita merasakan dampaknya, ketika ada permasalahan lalu dibuatkan pamflet dan disebar oleh 1300 anggota kita lewat media sosialnya, maka yakin dan percaya, manajemen di perusahaan akan gemetar,” tambahnya.
Selain itu, Taufik juga menyampaikan beberapa poin penting lainnya, antara lain:
“Percuma anggota banyak, percuma iuran banyak kalau tidak solid. Masa kita mau kembali ke jaman ketika kawan-kawan semua di setir oleh para atasan di perusahaan. Bentuk kasih sayang kita semua ke perusahaan adalah dengan berserikat. Serikat adalah benteng untuk menghancurkan ketidakadilan yang dilakukan oleh oknum-oknum pelaku pelanggaran hak para pekerja di perusahaan,” tegasnya.
Taufik juga menekankan pentingnya menambah anggota di tiap-tiap PUK, karena sangat berpengaruh jika sewaktu-waktu manajemen berulah. “Iuran anggota juga sangat penting, karena iuran adalah hal yang paling vital di dalam sebuah organisasi. Ibarat mobil ketika tidak terisi bahan bakar, maka mobil itu tak akan pernah bisa bergerak, begitulah pengaruh dan fungsi dari iuran,” lanjutnya.
Terakhir, Taufik berharap PUK Takalar tetap kompak dan solid, serta mensupport pimpinan-pimpinan yang terpilih dalam Kongres dan Munas FSPMI dan SPAI. “Saya berharap PUK Takalar ini tetap kompak dan solid, biarpun bagaimana beratnya persoalan, kita harus tetap tumbuh bersama,” pungkasnya.