Pelalawan, KpOnline- Momentum perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H menjadi titik balik penting bagi Dewan Pimpinan Wilayah Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (DPW FSPMI) Provinsi Riau untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus memanaskan mesin organisasi. Di tengah suasana kemenangan spiritual, FSPMI Riau menegaskan komitmennya untuk tetap menjadi garda terdepan dalam mengawal hak-hak pekerja yang kian dinamis di tengah tantangan ekonomi global.
Ketua DPW FSPMI Riau, Satria Putra, menyampaikan bahwa Idul Fitri bukan sekadar seremoni keagamaan, melainkan simbol kemenangan atas pengendalian diri yang harus ditransformasikan ke dalam etos perjuangan kolektif. Menurutnya, kesucian hati pasca Ramadhan merupakan modal utama bagi para kader untuk bergerak lebih solid, tulus, dan berani dalam menghadapi berbagai kebijakan yang dinilai masih belum berpihak sepenuhnya pada kesejahteraan buruh di sektor perkebunan dan industri terkait.
Senada dengan hal tersebut, Sekretaris DPW FSPMI Riau, Maulana Syafi’i, S.H.I , menekankan pentingnya penguatan advokasi hukum dan edukasi bagi seluruh anggota. Ia menggarisbawahi bahwa tantangan ke depan akan semakin kompleks, mulai dari isu pengupahan, jaminan sosial, hingga perlindungan tenaga kerja di era digitalisasi. Kehadiran FSPMI di Riau diharapkan mampu menjadi penyeimbang sekaligus mitra kritis bagi pemerintah dan pengusaha guna menciptakan ekosistem kerja yang berkeadilan.
FSPMI Riau juga menyoroti pentingnya koalisi lintas sektor, persatuan ini menjadi krusial untuk memastikan suara buruh tetap terdengar di tingkat nasional maupun daerah. Perjuangan ke depan akan difokuskan pada peningkatan kualitas hidup pekerja melalui perundingan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) yang lebih progresif di setiap perusahaan, Minggu (22/03/2026).
”Kemenangan Idul Fitri adalah energi baru bagi kita. Kita kembali ke fitrah untuk memperjuangkan hak-hak yang hakiki. Jangan biarkan momentum ini berlalu tanpa ada peningkatan militansi; karena kesejahteraan tidak datang dari belas kasihan, melainkan dari perjuangan yang terorganisir, cerdas, dan bermartabat.”
Langkah konkret yang akan diambil dalam waktu dekat meliputi rangkaian konsolidasi ke daerah-daerah dan pengawasan ketat terhadap implementasi regulasi ketenagakerjaan di lapangan. FSPMI Riau memastikan bahwa setiap kader tetap waspada terhadap segala bentuk intimidasi maupun degradasi hak pekerja. Konsistensi dalam mengawal isu-isu ketenagakerjaa n tetap menjadi prioritas utama organisasi dalam agenda kerja tahun 1447 Hijriah ini.
Seluruh jajaran pengurus DPW FSPMI Riau mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Minal ‘Aidin wal Faidzin, Mohon Maaf Lahir dan Batin kepada seluruh pekerja dan masyarakat Riau. Semangat Idul Fitri diharapkan mampu membawa kedamaian, sekaligus menjadi api semangat yang tidak pernah padam dalam menyuarakan keadilan bagi seluruh buruh di Indonesia.