Rapat Perdana Pengurus DPW FSPMI DKI JAKARTA Periode 2026-2031

Rapat Perdana Pengurus DPW FSPMI DKI JAKARTA Periode 2026-2031

Jakarta, KPonline-Rapat perdana Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) DKI Jakarta periode 2026–2031 digelar pada Jumat, 10 April 2026, bertempat di Kantor DPW FSPMI DKI Jakarta. Agenda ini menjadi langkah awal konsolidasi kepengurusan baru pasca pelaksanaan kongres dan musyawarah nasional organisasi.

Ketua DPW FSPMI DKI Jakarta, Winarso, memimpin langsung rapat tersebut dengan mengumpulkan seluruh jajaran pengurus yang baru ditetapkan. Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat soliditas internal serta menyatukan arah gerak organisasi ke depan.

Dalam kesempatan tersebut, disampaikan bahwa pasca kongres dan Munas, Winarso kembali dipercaya untuk memimpin DPW FSPMI DKI Jakarta sebagai kepanjangan tangan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) FSPMI di tingkat wilayah. Kepercayaan ini diharapkan mampu memperkuat peran strategis organisasi di ibu kota.

Rapat perdana ini difokuskan pada penyamaan persepsi terkait visi dan misi organisasi FSPMI, mulai dari tingkat pusat hingga ke akar rumput. Hal ini dinilai penting agar seluruh elemen organisasi memiliki arah perjuangan yang selaras dan terkoordinasi dengan baik.

Selain itu, forum ini juga menjadi ruang diskusi untuk membahas langkah-langkah strategis dalam menjalankan program kerja organisasi ke depan. Pengurus diharapkan mampu menerjemahkan kebijakan pusat ke dalam aksi nyata di tingkat wilayah.

Dalam pemaparannya, Winarso menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan disiplin organisasi di tengah dinamika perburuhan yang semakin kompleks. Ia juga mengajak seluruh pengurus untuk aktif dalam mengawal isu-isu ketenagakerjaan yang berkembang.
Tercatat, jumlah pengurus DPW FSPMI DKI Jakarta mengalami perubahan dari periode sebelumnya. Jika pada periode lalu berjumlah 19 orang, maka pada periode 2026–2031 ini jumlah pengurus dirampingkan menjadi 13 orang.

Perampingan struktur ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi kerja organisasi, sehingga setiap pengurus memiliki peran yang lebih fokus dan maksimal dalam menjalankan tugasnya.

DPP FSPMI juga memberikan arahan tegas kepada kepengurusan DPW yang baru untuk memberikan dukungan penuh terhadap organisasi, baik dalam menjalankan program kerja maupun dalam mengawal isu-isu perjuangan buruh.

Dukungan tersebut mencakup sinergi yang kuat antara DPW dan DPP dalam setiap langkah organisasi, sehingga tidak terjadi perbedaan arah yang dapat menghambat perjuangan bersama.

Selain fokus pada isu ketenagakerjaan, DPW FSPMI DKI Jakarta juga memiliki tanggung jawab politik organisasi. Salah satu tugas penting yang disampaikan dalam rapat ini adalah mendukung pemenangan Partai Buruh di Provinsi DKI Jakarta pada Pemilu 2029 mendatang.

Hal ini menjadi bagian dari strategi perjuangan buruh dalam memperkuat representasi politik di tingkat legislatif maupun eksekutif, sehingga kebijakan yang dihasilkan lebih berpihak kepada kaum pekerja.

Dengan adanya rapat perdana ini, diharapkan seluruh jajaran pengurus DPW FSPMI DKI Jakarta dapat bekerja secara solid, terarah, dan penuh komitmen dalam memperjuangkan hak-hak buruh.

Rapat ini sekaligus menjadi titik awal penguatan organisasi dalam menghadapi tantangan ke depan, baik dalam bidang ketenagakerjaan maupun dalam perjuangan politik buruh di Indonesia.