Gresik, KPonline – Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Garda Metal FSPMI Kabupaten Gresik resmi digelar pada Rabu, 11 Maret 2026, bertempat di Kantor Sekretariat FSPMI Kabupaten Gresik. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi jajaran kepengurusan Garda Metal untuk menyusun arah gerak organisasi selama tahun 2026 dengan mengusung semangat “Membangun Jiwa Resolusi”.
Rakerda ini dihadiri oleh pengurus dan anggota Garda Metal Kabupaten Gresik yang memiliki komitmen untuk memperkuat solidaritas, kedisiplinan, serta militansi dalam mengawal perjuangan buruh. Dalam Rapat Kerja tersebut juga ditetapkan struktur kepengurusan Garda Metal Kabupaten Gresik untuk tahun 2026.
Dalam kepengurusan terbaru, Suluh Hadi dipercaya sebagai Pangkorda Garda Metal Kabupaten Gresik. Ia akan didampingi oleh Sucipto sebagai Sekretaris dan Yudiarto sebagai Bendahara. Sementara itu, beberapa divisi kepengurusan juga dibentuk guna memperkuat jalannya organisasi.
Pada Divisi Aksi, Agus Budiono ditunjuk sebagai Ketua Divisi dengan Sutirto sebagai Wakil Ketua. Divisi ini memiliki peran penting dalam mengkoordinasikan berbagai kegiatan aksi massa serta pengawalan terhadap perjuangan buruh di tingkat unit kerja dan daerah.
Divisi Pelatihan dipimpin oleh Irjik/Nuri Dwiyanto dengan Pendik sebagai Wakil Ketua. Divisi ini bertugas meningkatkan kapasitas anggota Garda Metal melalui berbagai program pendidikan dan pelatihan organisasi.
Sementara itu, Divisi Organisasi dipimpin oleh Irawan dengan Arifin sebagai Wakil Ketua. Divisi ini bertanggung jawab dalam memperkuat struktur organisasi serta konsolidasi anggota di berbagai wilayah.
Pada bidang informasi, Setiawan ditunjuk sebagai Ketua Divisi Informasi dan Dokumentasi dengan Slamet sebagai Wakil Ketua. Divisi ini memiliki tugas penting dalam mendokumentasikan kegiatan organisasi serta menyebarluaskan informasi kepada anggota maupun publik.
Selain itu, Divisi Perlengkapan dan Logistik dipimpin oleh Irfan Sahroni dengan Wardoyo sebagai Wakil Ketua. Sedangkan Divisi Transportasi dipimpin oleh Agus Setiawan dengan Arifin Ismail sebagai Wakil Ketua.
Dalam Rakerda tersebut juga disepakati berbagai program kerja untuk tahun 2026. Divisi Aksi yang dipimpin Agus Budiono menyiapkan empat program utama, yaitu pendidikan bagi anggota Divisi Aksi Garda Metal, koordinasi aksi bersama Garda Metal, evaluasi pasca aksi, serta pengawalan terhadap setiap aksi di PUK yang sedang mengalami permasalahan.
Sementara itu, Divisi Pelatihan yang dipimpin Nuri Dwiyanto merancang tiga program utama, yaitu pelatihan Pralatsar bagi anggota baru, pelatihan orator guna meningkatkan kemampuan orasi dalam aksi massa, serta pelatihan kepemimpinan untuk mencetak kader-kader pemimpin organisasi.
Di bidang keuangan, Bendahara Yudiarto menargetkan peningkatan pemasukan kas organisasi dari Konsulat Cabang (KC) yang sebelumnya sebesar Rp200.000 menjadi Rp400.000. Selain itu, iuran kas “ngobar” sebesar Rp10.000 tetap dipertahankan. Bendahara juga akan membuat laporan kas secara berkala setiap bulan serta memperbaiki manajemen keuangan organisasi dengan menata arus kas masuk dan keluar secara lebih tertib dan transparan.
Melalui Rakerda ini, seluruh pengurus berharap Garda Metal FSPMI Kabupaten Gresik semakin solid, lugas, dan siap menjalankan tugas organisasi dalam mengawal perjuangan buruh. Semangat kebersamaan dan jiwa resolusi yang dibangun dalam rapat krja ini diharapkan mampu memperkuat peran Garda Metal sebagai garda terdepan dalam setiap perjuangan kaum pekerja.
Dengan komitmen dan program kerja yang telah disusun, Garda Metal FSPMI Kabupaten Gresik optimistis mampu menjalankan berbagai agenda organisasi sepanjang tahun 2026 serta terus memperkuat solidaritas antaranggota demi terwujudnya perjuangan buruh yang lebih kuat dan bermartabat.
(Wildan – Kontributor Gresik)



