Pasuruan, KPonline – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) yang ke-27, Ketua Serikat Pekerja PUK SPAMK FSPMI PT JAI bersama jajaran pengurus menyampaikan ucapan selamat sekaligus penegasan komitmen perjuangan dengan mengusung tema “Bangga Berjuang Bersama FSPMI”.
Dalam pernyataannya, Ketua PUK SPAMK FSPMI PT JAI menekankan pentingnya seluruh anggota untuk terus mengingat dan menghargai sejarah berdirinya FSPMI sebagai organisasi perjuangan kaum buruh. Ia juga mengingatkan perjalanan PUK SPAMK FSPMI PT JAI sejak pertama kali bergabung dengan FSPMI, yang dimulai dari kondisi serba terbatas dengan jumlah anggota yang masih sangat sedikit.
“PUK JAI bergabung dengan FSPMI dari nol. Anggota awalnya hanya segelintir orang, namun berkat konsistensi perjuangan, solidaritas, dan keyakinan terhadap garis perjuangan FSPMI, kini anggota kita tumbuh hingga mencapai ribuan,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa FSPMI telah menjadi rumah perjuangan bersama dalam memperjuangkan hak, martabat, dan kesejahteraan pekerja. Pahit dan manis selama berorganisasi disebutnya sebagai bagian dari proses pendewasaan gerakan serikat pekerja.
“Banyak dinamika dan tantangan yang sudah kita lalui bersama. Itu semua adalah bekal berharga untuk menghadapi perjuangan ke depan,” tambahnya.
Menghadapi masa depan, Ketua PUK SPAMK FSPMI PT JAI menilai tantangan yang dihadapi buruh akan semakin berat. Oleh karena itu, ia menyerukan semangat persatuan dan perjuangan kolektif di bawah panji FSPMI, serta mengajak seluruh elemen organisasi—mulai dari anggota, pengurus, hingga struktur di atasnya—untuk terus saling mendukung dan menguatkan.
“Perjuangan ke depan membutuhkan kekompakan dan dukungan dari semua elemen organisasi. Hanya dengan kebersamaan, kita bisa mewujudkan kesejahteraan bersama bagi seluruh pekerja,” tegasnya.
Ucapan dan pesan tersebut menjadi bentuk refleksi sekaligus penguatan semangat perjuangan di momentum HUT ke-27 FSPMI, sebagai organisasi yang terus berkomitmen membela dan memperjuangkan kepentingan kaum buruh di Indonesia.
(Tim Media PUK JAI)



