Presiden Partai Buruh Hadiri Peresmian Sekber GKSR Partai Non-Parlemen : Rumuskan 4 isu strategis

Presiden Partai Buruh Hadiri Peresmian Sekber GKSR Partai Non-Parlemen : Rumuskan 4 isu strategis

Jakarta, KPonline – Partai Buruh bersama tujuh partai non-parlemen meresmikan sekretariat bersama (Sekber) Gerakan Kedaulatan Suara Rakyat (GKSR) yang beralamat di Jalan HOS Cokroaminoto, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (8/1/2026). Presiden Partai Buruh Ir. Said Iqbal, ME. sekaligus sekretaris GKSR menyampaikan bahwa peresmian sekretariat bersama ini merupakan langkah awal dalam penguatan konsolidasi yang lebih intens untuk membawa 4 isu strategis.

GKSR yang telah di deklarasikan sebelumnya dan telah melakukan beberapa kali pertemuan ini terdiri dari 8 partai non parlement yaitu Partai Buruh, Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Hati Nurani Rakyat (HANURA), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Persatuan Indonesia (PERINDO), Partai Kebangkitan Nusantara (PKN), Partai Ummat dan Partai Berkarya (DPP PARTAI BERKARYA).

Ketua Partai Hanura, Oesman Sapta yang merupakan ketua GKSR mengatakan bahwa GKSR bukanlah koalisi partai politik, melainkan kerja sama politik yang setara dan bermartabat sehingga tidak ada hak veto dan tidak ada dominasi, semua partai yang bergabung memiliki hak yang sama untuk mengusulkan dan memperjuangkan gagasan demi kepentingan rakyat.

Dalam peresmian sekber GKSR tersebut disampaikan bahwa ada empat isu strategis yang akan dirumuskan yaitu :
1. Parliamentary threshold.
2. Verifikasi partai politik.
3. Bantuan partai politik dalam hal aktivitas proses pendidikan politik
4. Sistem Pemilu

Rumusan isu dari Badan Pekerja GKSR akan menghasilkan rekomendasi sebagai masukan yang nantinya disampaikan pada pembuat undang-undang, baik eksekutif maupun legislatif.

Diakhir pertemuan Said Iqbal menyampaikan bahwa akan ada pertemuan kembali pada akhir Januari 2026, untuk pembahasan lebih lanjut mengenai 4 isu yang akan dirumuskan tersebut. (Wiwik)