PP SPLP FSPMI Temukan Empat Penyebab Utama Kecelakaan Kerja di Kawasan IMIP

PP SPLP FSPMI Temukan Empat Penyebab Utama Kecelakaan Kerja di Kawasan IMIP

Morowali, KPonline – Pimpinan Pusat Serikat Pekerja Logam dan Pertambangan Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (PP SPLP FSPMI) melihat hasil beberapa lembaga survei terkait keselamatan kerja di Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.

Berdasarkan data survei berbagai lembaga menemukan empat hal penyebab utama tingginya kecelakaan kerja di IMIP, yaitu kelelalahan pekerja, lingkungan, alat pelindung diri (APD) yang kurang memadai, dan kerusakan alat.

Ketua umum PP SPLP FSPMI, Supriyanto, mengungkapkan bahwa keempat faktor penyebab kecelakaan kerja tersebut menunjukkan adanya permasalahan besar terkait implementasi sistem keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di IMIP.

“Lemahnya implementasi budaya keamanan dan K3 ini disebabkan oleh adanya pembiaran yang dilakukan oleh pengawas. Selain itu, kami juga melihat ada temukan bahwa hubungan kerja yang tidak harmonis antara pekerja TKA (tenaga kerja asing) dan pekerja lokal memperparah buruknya implementasi sistem K3,” kata Supriyanto, Jumat (10/4/2026).

Supriyanto menambahkan bahwa hasil dari survei yang dilakukan berbagai lembaga menunjukkan banyak pekerja di IMIP mengalami kelelahan sehingga meningkatkan potensi terjadinya kecelakaan.

“Rata-rata lama kerja buruh di kawasan IMIP adalah 56 jam per minggu atau 225 jam per bulan,” ungkapnya.

Hal ini harus menjadi perhatian bagi pemerintah karena tingginya jam kerja yang terus menerus dilakukan oleh pekerja di Kawasan IMIP tentu akan menghasilkan kondisi fisik yang lebih lemah dan meningkatkan paparan terhadap penyakit-penyakit lainnya. (Yanto)