PP SPL FSPMI Lakukan Diskusi Pengembangan Anggota dengan Peserta Kongres VII

PP SPL FSPMI Lakukan Diskusi Pengembangan Anggota dengan Peserta Kongres VII

Jakarta, KPonline – Di sela-sela Kongres VII FSPMI, Pengurus Pimpinan Pusat Serikat Pekerja Logam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (PP SPL FSPMI) melakukan diskusi dengan peserta dari Kolaka Sulawesi Tenggara (bung Arif), Halmahera Maluku (Bung Munawarsyah) dan Kutai Kartanegara (Andhityo), terkait pengembangan anggota FSPMI di Mercure Convention Center Ancol pada Minggu, 8 Februari 2026.

Dalam diskusi tersebut, Supriyanto, sekretaris umum PP SPL FSPMI, menyatakan bahwa Kolaka Sulawesi Tenggara memiliki potensi besar untuk dilakukan pembentukan serikat pekerja.

“Wilayah Indonesia Timur menjadi program pengembangan anggota pasca Munas VII SPL FSPMI nanti,” katanya.

Munawarsyah dari Halmahera Maluku menyampaikan bahwa di daerahnya, terdapat sekitar 200 ribuan pekerja dari 63 perusahaan.

“Kami di Halmahera sudah mulai memahami bagaimana pekerja punya hak untuk berserikat, kita bisa sinergi dengan pemerintah dan pengelola kawasan memberikan kesempatan kepada kami untuk berserikat,” lanjutnya.

Munawarsyah juga menyebutkan bahwa di IWIP, sudah terbentuk 11 serikat pekerja, dua diantaranya serikat pekerja lokal.

“Harapan kami, pengurus DPP FSPMI di May Day 2026 mendatang bisa bersilahturahmi dengan kawan-kawan di Halmahera,” pungkasnya.

Diskusi ini diharapkan dapat memperkuat pengembangan anggota FSPMI di wilayah Indonesia Timur dan meningkatkan perjuangan buruh di daerah tersebut. (Yanto)