Yogyakarta, KPonline — Perwakilan Manajemen PT Bekaert Indonesia, Bapak Toto Edi Purwanto, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap peran serikat pekerja sebagai mitra strategis perusahaan dalam menciptakan dan menjaga hubungan industrial yang harmonis. Kamis (15/1/26).
Dalam sambutannya pada kegiatan Musyawarah Unit Kerja (MUSNIK) VI PUK SPL FSPMI PT Bekaert Indonesia, Toto Edi Purwanto menegaskan bahwa kebersamaan dan komunikasi yang terbuka menjadi kunci utama dalam membangun hubungan yang sehat antara manajemen dan serikat pekerja.
“Begitu kita membaur dan berkumpul seperti ini, di hati saya sebenarnya tidak lagi melihat sekat antara manajemen dan serikat pekerja,” ungkapnya.
Ia menggambarkan bahwa hubungan industrial yang harmonis tidak tercipta secara instan atau dengan cara yang berlebihan, melainkan melalui proses perjuangan yang konsisten, tenang, dan penuh kesadaran bersama.
“Untuk menciptakan dan menjaga hubungan industrial yang harmonis itu perlu perjuangan, tetapi tidak perlu diramaikan. Yang penting adalah prosesnya berjalan sesuai dengan misi dan visi kita bersama,” ujarnya.
Lebih lanjut, Toto Edi Purwanto menekankan pentingnya pertemuan dan dialog sebagai sarana menyamakan persepsi antara manajemen dan serikat pekerja. Menurutnya, kesamaan persepsi menjadi fondasi utama dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang muncul, baik di tingkat PUK, serikat pekerja, maupun di tingkat PC.
“Dalam proses bertemu itu, menyamakan persepsi sangatlah penting. Baik saat ada permasalahan di PUK, di serikat, maupun di PC. Ketika kita tidak bertemu, maka solusi itu sulit ditemukan,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa komunikasi yang intens dan berkelanjutan akan membuka ruang penyelesaian masalah secara bijak dan bermartabat, sehingga konflik dapat diminimalisir dan tujuan bersama dapat tercapai.
Menutup sambutannya, Toto Edi Purwanto berharap agar sinergi antara manajemen dan serikat pekerja PT Bekaert Indonesia terus terjaga, demi keberlangsungan perusahaan sekaligus kesejahteraan seluruh pekerja.



