Perputaran Uang Idul Fitri 1447 H Diproyeksikan Capai Rp 148 Triliun

Perputaran Uang Idul Fitri 1447 H Diproyeksikan Capai Rp 148 Triliun

Jakarta, KPonline – Perputaran uang selama Idulfitri 1447 H diproyeksikan mencapai Rp 148 triliun, meskipun jumlah pemudik tahun ini turun 1,75% menjadi 143,9 juta orang.

Dikutip dari halaman resmi Kadin Indonesia memperkirakan setiap keluarga membawa rata-rata Rp 4,12 juta. Namun potensi ini bisa meningkat menjadi Rp 161,88 triliun jika rata-rata dana per keluarga naik menjadi Rp 4,5 juta.

Pemerintah telah menyiapkan stimulus untuk meningkatkan perputaran uang, seperti diskon transportasi hingga 30%, THR sekitar Rp 189 triliun, dan bonus Hari Raya untuk ojek online dan kurir. Bank Indonesia juga mengalokasikan uang tunai Rp 185,6 triliun untuk mendukung kebutuhan transaksi masyarakat.

Dengan perputaran uang yang signifikan ini, diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal I-2026 sebesar 5,4%-5,5%. Wilayah Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Jawa Barat diprediksi menjadi pusat utama peredaran uang, diikuti oleh Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Bali.

Kadin Indonesia juga memperkirakan bahwa perputaran uang ini akan memberikan dampak positif pada sektor ekonomi lainnya, seperti perdagangan, jasa, dan industri. Oleh karena itu, pemerintah dan pelaku usaha diharapkan dapat memanfaatkan momentum ini untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Dalam upaya mendukung kelancaran arus mudik, pemerintah juga telah menyiapkan berbagai fasilitas, seperti penambahan kapasitas transportasi, perbaikan infrastruktur, dan peningkatan keamanan. Dengan demikian, diharapkan masyarakat dapat merayakan Idul fitri dengan aman, nyaman, dan bahagia. (Yanto)