Pelalawan, KpOnline-
Pimpinan Unit Kerja (PUK) SPPK FSPMI PT. Adei Plantation & Industri menyampaikan Pernyataan Sikap dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) yang jatuh pada 8 Februari 2026. Momentum ini diperingati sebagai tonggak sejarah panjang perjuangan buruh yang selama hampir tiga dekade konsisten memperjuangkan hak dan kesejahteraan pekerja di Indonesia, Senin (09/02/2026)
Dalam pernyataan resminya, PUK SPPK FSPMI PT. Adei Plantation & Industri menyampaikan ucapan selamat sekaligus apresiasi atas perjalanan organisasi. Dengan mengusung semangat “Bangga Berjuang Bersama FSPMI”, mereka menegaskan kebanggaan menjadi bagian dari federasi yang dinilai kokoh, progresif, dan militan dalam memperjuangkan kepentingan kaum buruh.
Sejalan dengan tema besar perjuangan tahun ini, PUK SPPK FSPMI PT. Adei menegaskan komitmen untuk terus merawat militansi dan solidaritas gerakan buruh, khususnya di sektor perkebunan Riau. Mereka memandang bahwa kekuatan organisasi hanya dapat dibangun melalui persatuan anggota serta keberanian dalam menyuarakan keadilan industrial.
Dalam butir pernyataan sikapnya, organisasi menyoroti konsistensi perjuangan FSPMI selama 27 tahun. Federasi dinilai telah membuktikan peran strategisnya dalam memperjuangkan hak dasar buruh, mulai dari upah layak, jaminan sosial, hingga perlindungan kerja yang berkeadilan. Atas dasar itu, PUK SPPK FSPMI PT. Adei menyatakan kebanggaannya menjadi bagian dari barisan perjuangan nasional tersebut.
Selain itu, penguatan solidaritas di lingkungan perusahaan juga menjadi fokus utama. PUK SPPK FSPMI PT. Adei berkomitmen meningkatkan persatuan anggota serta menolak segala bentuk praktik kerja tidak adil, termasuk sistem kerja eksploitatif dan upah murah yang merugikan pekerja perkebunan.
Di sisi internal organisasi, pengurus menegaskan pentingnya penguatan struktur melalui edukasi anggota dan konsolidasi berkelanjutan. Langkah ini dijalankan sejalan dengan konsep perjuangan KLAP (Konsep, Lobi, Aksi, Politik) sebagai strategi gerakan dalam membangun hubungan industrial yang adil, bermartabat, dan berkelanjutan.
Menutup pernyataan sikapnya, PUK SPPK FSPMI PT. Adei menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Kongres VII FSPMI 2026. Mereka meyakini, melalui semangat Bangga Berjuang Bersama, FSPMI akan terus tumbuh sebagai wadah perjuangan yang disegani serta mampu mewujudkan kesejahteraan yang hakiki bagi seluruh buruh Indonesia, khususnya di sektor perkebunan.