Pelalawan, KpOnline- Pimpinan Unit Kerja Serikat Pekerja perkebunan dan kehutanan (PUK SPPK) FSPMI PT. Adei Plantation & Industry secara resmi mengumumkan langkah strategis organisasi dalam memperjuangkan hak-hak karyawan. Fokus utama perjuangan kali ini tertuju pada perundingan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) serta tuntutan pengembalian fasilitas Natura bagi seluruh pekerja. Fasilitas ini dinilai sebagai elemen krusial dalam menunjang kesejahteraan serta produktivitas harian anggota dan keluarga mereka.
Langkah ini diambil menyusul dinamika hubungan industrial yang tengah berkembang di lingkungan perusahaan. Pihak serikat menegaskan bahwa fasilitas Natura bukan sekadar tambahan, melainkan bentuk apresiasi atas dedikasi pekerja yang selama ini menjadi tulang punggung operasional perusahaan. Upaya dialog formal terus dikedepankan oleh pengurus serikat guna mencapai titik temu yang saling menguntungkan antara pihak manajemen dan tenaga kerja.
Ketua PUK SPPK FSPMI PT. Adei, Abdurrahman, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen penuh untuk mengawal proses negosiasi ini hingga tuntas. Beliau menekankan pentingnya kesolidan seluruh elemen pekerja agar posisi tawar serikat tetap kuat di hadapan manajemen. Tanpa persatuan yang nyata, aspirasi mengenai peningkatan kesejahteraan melalui PKB akan sulit terealisasi secara maksimal.
”Kami terus melakukan upaya maksimal dalam berdialog dan bernegosiasi dengan pihak manajemen. Namun, upaya lahiriah ini perlu diperkuat dengan kekuatan doa dari seluruh elemen pekerja. Mari kita rapatkan barisan, karena apa yang kita perjuangkan dengan niat baik dan usaha keras, pasti akan membuahkan hasil demi kesejahteraan bersama”, ujar Abdurrahman.
Lebih lanjut, organisasi mengeluarkan instruksi kepada seluruh anggota untuk tetap berada dalam satu komando di bawah naungan FSPMI. Solidaritas anggota diharapkan tidak hanya terlihat dalam aksi fisik, tetapi juga melalui dukungan spiritual. Seluruh karyawan dihimbau untuk meluangkan waktu sejenak berdoa sesuai keyakinan masing-masing agar hati pihak manajemen terketuk dan proses perundingan berjalan lancar tanpa hambatan yang berarti.
Sebagai penutup, serikat juga mengingatkan agar para pekerja tetap menjaga produktivitas kerja sembari mengawal proses perjuangan ini. Dengan semangat “Solidaritas adalah Kunci Kemenangan,” FSPMI optimis bahwa pengembalian hak-hak pekerja akan segera terwujud. Sikap profesionalisme yang dibarengi dengan kekompakan anggota diharapkan menjadi sinyal kuat bagi perusahaan untuk segera memberikan solusi terbaik atas tuntutan yang diajukan.